Open top menu
10 December 2013
Tragedi Ospek ITN Malang

Ospek saya tahun 2003, coba cari saya yang mana?
Miris banget lihat beberapa foto yang beredar tentang ospek di ITN Malang, yang sampai menewaskan salah satu mahasiswa baru. Tidak perlu saya upload di sini, mungkin temen-temen pembaca sudah tau semua lewat google. Pertanyaan yang selalu terlintas adalah 'apa yang ada dibenak para senior itu', 'niat apa yang ada di dalam pikiran para senior itu?' Ada berapa banyak mahasiswa lama yang ikut andi dalam kepanitiaan ospek di ITN sih? Apakah mereka semua sudah tidak punya naluri? Apakah tidak ada yang berfikir bahwa pukulan itu pasti menyakitkan saudara yang dipukul? Atau adegan pelecehan seksual apakah juga mendapat restu dari para panitia perempuan?

Tiba-tiba saya ingat saat ospek dulu di kampus saya ITS Surabaya. Keras, tegas, namun bermakna. Sampai-sampai para senior saya mendatangkan anggota TNI untuk melatih fisik dan mental kami sebagai mahasiswa baru. Beberapa yang masih sering saya kenang adalah latihan mental, dimana dengan tekanan dari banyak senior, kami mahasiswa baru secara individu diwajibkan masih memiliki pemikiran jernih atas pendapat-pendapat para senior yang salah. Kami sering adu argumen dengan senior dengan jarak yang sangat dekat, mungkin hanya 10cm tentunya dengan bentakan-bentakan. Kalo ditengah tekanan itu kami ga bisa berfikir jernih hukumannya bisa jadi push up atau scot jump. Fungsinya apa? Melatih fisik dan mental. Namun sekeras apapun tekanan dari para senior itu, tidak ada satupun ada kontak fisik.

Ada 1 kalimat yang sampai sekarang saya ingat, yang keluar dari kakak kelas, dia bernama Ike Rodiyah. Di tengah-tengah lapangan, saat kami kaum pria mahasiswa baru push up, dia hanya teriak :

'ayo pikir!!! jangan kalah sama anak trisakti, mereka swasta tapi bisa membawa perubahan untuk Indonesia'.

Salut untuk mba ike, yang sekarang kabarnya sukses mengikuti suami (yang juga kakak kelas) di Jepang.

Sistem ospek yang ada di ITS waktu itu yang membuat saya juga berpikir, ini pendidikan yang bagus. Melatih berpikir jernih dan tetap berusaha dalam situasi sulit. Dan hal itu pula yang membuat saya semangat saat tahun 2005 menjadi wakil ketua himpunan mahasiswa dan merangkap menjadi ketua panitia ospek jurusan waktu itu.

Dulu, mahasiswa sangat disegani oleh masyarakat. Menjadi agent of change. Saat ini kita sering lihat mahasiswa demo, dan kebanyakan berujung ricuh. Apa mungkin karena salah satu pendidikan di ospek yang salah? Mengedepankan fisik sampai berujung korban jiwa? 

Sering lihat anak SMA tawuran? Apakah mereka meniru kakak kelasnya yang sok jagoan di kampus? Yang hanya berani tawuran, bukan head to head?

Ospek yang benar, akan membuat kita menjadi keluarga, yang saling membutuhkan satu sama lain. Kita akan mengerti posisi kita sebagai mahasiswa. Mengerti tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Semoga tidak ada lagi ospek yang tidak memiliki fungsi. Kasihan nanti adik-adik mahasiswa baru jika salah dalam pendidikan awal. 

Read more
02 December 2013
Touring Pertama dengan @benpinyo

Siang kemarin saya dan istri, beserta sahabat baru kami, benpinyo, melakukan touring ke kota Temanggung. Alhamdulillah jadinya makin banyak kenalan dan saudara baru. Dan surprisenya lagi, ternyata salah satu anggota club ternyata adalah seorang pejabat, wakil bupati temanggung.
  foto bareng pak wabup temanggung Mejeng bareng Pak Wabup Temanggung.

 Alhamdulillah makin banyak temen, dari pengusaha, dosen, perbankan, sampai pejabat. Yang pengen join kalo ada event lagi bisa hubungi saya atau Picanto Club Indonesia. Karena rencana kita mo ngadain yang lebih rame lagi, mo bikin konser Jazz di Gunung, acaranya hampir sama seperti Ngayogjazz di Jogja beberapa waktu lalu :)

Note: photo taken by om chrisna, om sofyan, om herman, dan hp jadul saya.
Read more
01 December 2013
Jilbab vs Kondom

Seneng rasanya pas denger Pak Kapolri membolehkan berjilbab, karena sedari kecil saya belum pernah lihat seorang polisi wanita yang memakai jilbab. Seringnya lihat foto polisi wanita dari negara lain yang berjilbab. Dulu sempet berpikir, ga mungkin dari sekian banyak polwan ga ada yang mau pake jilbab, mungkin karena aturan, jadinya mereka ga pake jilbab.

Beberapa hari ini lihat banyak polwan kita akhirnya pake jilbab, nah makin cantik dah. Banyak polwan yang posting di akun facebook atau di twitter yang udah pake jilbab, meskipun jilbabnya ga seragam.

Ga lama, Pak Wakapolri bilang kalo ga salah ditunda dulu, rencana mau diseragamkan. Tapi ada yang bilang kalo ga ada budget untuk pembelian seragam berjilbab. Nah loh, ini namanya niat baik yang terhalang dana.

Tadi pagi saya lewat UGM pas mau touring, ada rame-rame di UGM katanya ada bis segede gaban (namanya juga bis, pasti gede) warna merah. Katanya bagi-bagi kondom, katanya memperingati hari aids sedunia. Katanya lagi ada acara pekan kondom nasional. Apalagi ini ? Banyak pertanyaan yang selintas lewat depan rambut saya.

Apakah mau melegalisasi perzinahan?
Kenapa anggaran kondom ga dibuat jilbab aja?
Kenapa harus di UGM?
Apakah UGM dikenal dengan banyaknya mahasiswa yang ga bener, makanya dikasih kondom?
Siapa sih yang mencanangkan hal ini?
Siapa sih yang punya ide ini?
Yang ngasih approval budget 25 Milyar buat bagi-bagi kondom gratis siapa?
Mau hancurin moral generasi muda?
Siapa sih presidennya?
Mungkin sudah rusak kali ya negara ini?

Entahlah, istighfar saja. Semoga anak cucu saya kelak masih menikmati budaya ketimuran, budaya religius yang masih bagus.
Read more
01 November 2013
3 Hal yang Disukai Rasulullah


Saat sholat jumat tadi di Masjid Sulthoni Wotgaleh Jogja, diceritkan oleh khotib bahwa ada suatu waktu setelah sholat, Rasulullah saw menanyakan 3 hal amalan / ibadah yang paling disukai para sahabat. Sahabat Abu Bakar bertanya balik kepada Rasul, amalan apa yang paling disukai juga.

Dan Rasulullah saw menjawab, amalan yang paling disukai adalah:
1. Sholat berjamaah di masjid dan di awal waktu. Ada pahala tersendiri dan surga tersendiri yang penjaganya akan memanggil manggil umat muslim yang selalu melaksanakan sholat berjamaah di masjid dan di awal waktu. 

2. Menggunakan pakaian yang rapi dan wangi-wangian. Tujuannya adalah agar banyak orang yang suka dan pada saat bercampur dengan umat, umat merasa senang dan betah.

3. Senang apabila istrinya menjadi contoh dan teladan bagi umat muslim lainnya.

Saat itu ada 5 orang sahabat yang masing-masing memberikan 3 jawaban amalan-amalan yang membuat makin bersemangat beribadah (maaf saya lupa apa saja oleh siapa saja, karena ada 15 jawaban, takut random saya mengutipnya.

Setelah ke 5 sahabat itu memberikan jawabannya, tiba-tiba malaikat jibril datang dalam wujud manusia sempurna. Dan memberikan juga 3 jawaban apa yang disukai, yaitu:

1. Menemui Rasulullah saw. 
2. Mendengarkan umat muslim membaca AlQuran
3. Melihat umat muslim saling bersilaturahmi.

Semoga bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua.
Read more
16 October 2013
'Finding Neverland'

Akhir-akhir ini di Path rame banget upload gambar editing antara bocah dan seorang om. Gambar tersebut diambil film Finding Neverland. Saya ga tau siapa yang pertama kali mengeditnya, namun hampir tiap hari selalu ada hal-hal baru, presidenpun ga luput dari editan ini. Lucu dan cocok dinikmati sambil santap siang, halah...

Video di atas adalah adegan asli filmnya

Nah, kalo yang di bawah ini berbagai parodinya, yang sudah saya kumpulkan dan akan saya update kalo ada yang baru, silakan menikmati


































Read more
07 October 2013
Selamat HUT ke 257 Yogyakarta

Yogyakarta, atau yang lebih sering dipanggil Jogja ini membuat saya betah, padahal saya baru berapa bulan di Jogja entah kenapa saya memutuskan untuk tinggal di Jogja. Banyak lokasi wisata, kuliner, yang murah tentunya.

Namun, jogja sekarang ini sudah padat, banyak motor, banyak mobil, banyak gedung, banyak hotel, dan semakin panas. Infrastruktur jalan masih sempit. Sudah mulai macet dimana-mana. Dan angkutan umum yang sangat minim. Karena angkutan umum yang sedikit itu, banyak rumah yang dihuni misalnya 5 orang, maka di rumah itu ada 5 motor. Luar biasa kan?

Saya pernah mencoba naik angkutan umum, baik trans jogja maupun angkot. Nunggunya lama banget, sampe lokasi juga lama. Kalo pas naik motor, sekarang sudah harus pake masker, sarung tangan, jaket, biar ga makin item, karena suhunya udah mulai panas. Ditambah lagi polusi kendaraan lain. Dan yang paling sebel nih, bus trans jogja seolah ikut bersaing dalam menciptakan polusi. Tapi Jogja masih berhati nyaman, mungkin.

Pariwisata Jogja saat ini makin bagus, hampir tiap hari ada agenda rakyat Jogja. Pantai di daerah gunung kidul makin banyak dibuka. Saya saja kadang sampai bingung mau nonton apa karena saking banyaknya event, tapi waktu saya yang terbatas. Turis makin banyak yang datang. Kalo dulu sih nunggu pas liburan aja rame, kalo sekarang Jogja hampir tiap hari rame.

Harapan saya Yogyakarta tetap Istimewa dan berhati nyaman, tanpa ada preman, banyak penghijauan, banyak transportasi massal. Selamat ulang tahun Yogyakarta yang ke 257.


Read more
02 October 2013
Menjual Rasa Iba

Beberapa waktu lalu media rame banget tuh bahas program Ridwan Kamil yang akan mempekerjakan para pengemis dan gelandangan dan digaji bulanan. Tapi ternyata program yang bagus itu ditentang sendiri oleh pengemis yang meminta gaji 10 juta per bulan. Setelah dicari tahu, ternyata pendapatan pengemis itu bisa belasan juta per bulan. Luar biasa bukan?

Hampir di setiap perempatan jalan besar kita lihat ada pengemis. Kalo berhasil mengamati orang yang meminta-minta adalah orang yang sama, orang itu itu saja. Dan coba sesekali ngobrol sama mereka, pasti mereka orang luar kota, atau tinggal yang jauh dari lokasi meminta-minta. Dan kalo mau lebih berani lagi, coba tawarin mereka pekerjaan, kebanyakan mereka menolaknya. Saya sudah pernah coba, hehehe

Pernah saya pas iseng mengamati dan menghitung, setelah ngasih uang receh ke salah satu pengemis, dan sambil nunggu lampu hijau. Seandainya para pengemis itu mendapatkan uang 2 ribu rupiah dalam 90 detik saja (pada saat lampu merah). Coba kita hitung.

90 detik, mendapatkan Rp 2000
Dalam 1 jam anggaplah terjadi 30 kali lampu merah, sehingga penghasilan mereka dalam 1 jam adalah Rp 2000 x 30 = Rp. 60.000 dalam 1 jam.
Mereka bekerja dalam 1 hari, katakanlah sama seperti orang kerja kantoran yaitu 8 jam. Sehingga penghasilan mereka dalam 1 hari adalah Rp 60.000 x 8 = Rp 480.000 dalam 1 hari.
Kita hitung dalam 1 bulan, misalkan mereka bekerja selama 25 hari, penghasilan mereka dalam 1 bulan adalah Rp 480.000 x 25 = Rp 12juta per bulan.

Luar biasa bukan? Itu kalo mereka mendapatkan hanya Rp 2.000 (mendapatkan sedekah hanya dari 4 orang maksimal). Kalah dong para pegawai-pegawai kantor yang sudah kuliah mahal, cari ilmu sampe merantau jauh dari orang tua, yang mungkin gajinya tidak sampai 10juta perbulan. Sedangkan mereka hanya tampil dengan muka kotor dan melas, sudah bisa mendapatkan jutaan rupiah hanya dengan menodongkan tangan. Dan mereka pasti akan menolak menjadi seorang pegawai (misalnya tukang sapu) yang hanya digaji maksimal 3 juta. Itulah mental.

Saran saya (untuk pribadi saya sendiri, keluarga, dan pembaca), bersedekahlah ditempat yang benar, misalnya di yatim piatu, atau di masjid. Tidak untuk pengemis (tapi kadang saya kasihan dengan pengemis yang sudah tua renta). Atau dengan cara membeli kepada mereka-mereka yang jualan di jalan, mereka-mereka yang masih mau berusaha, tidak hanya dengan meminta, menjual rasa iba. Saya pribadi sudah berusaha melakukan hal itu dengan memulai membeli koran di perempatan jalan, meskipun koran-koran itu menumpuk tak terbaca (seperti yang pernah saya tulis tahun lalu di Membeli itu Menolong)

Kakek Penjual Koran

Kakek Penjual Gulali

Kakek Penjual Kopi
Menurut saya, membeli itu lebih mulia daripada hanya sekedar memberi. 


Read more
29 September 2013
Teknik Selling Rasulullah (3) : 24 Cara Menjual yang Wajib Dihindari

Nah, kali ini saya share juga 24 cara menjual yang wajib dihindari, sesuai yang diajarkan Rasulullah masih dari buku yang sama seperti artikel terkait sebelumnya. Agar penjual profesional mendapat keuntungan luar biasa dan menghasilkan Word of Mouth, ia wajib menghindari 24 cara menjual yang tidak Islami berikut ini :


1. Berbohong
Rasulullah saw selalu jujur dalam berjualan, beliau memilih menceritakan berapa harga barang yang dibelinya dan memberi kebebasan para pembeli untuk memberikan keuntungan kepadanya. Nah ini jarang sekali terjadi di masa sekarang. Siap?

2. Menggunakan Undian
Menggunakan sistem undian merupakan tindakan yang harus dihindari karena sifatnya sama dengan berjudi. Undian yang dilarang adalah yang dilakukan dengan menarik sejumlah uang untuk memperoleh kupon yang akan diundi. Dalam Al-Quran juga sudah disebutkan dalam Surat Al-Maidah ayat 90-91 yang artinya sebagai berikut :
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, maisir, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan itu)."

3. Menggunakan Sumpah dalam Berjualan
Tentang hal ini, nasehat Rasulullah saw yaitu "Hindarilah banyak bersumpah ketika melakukan transaksi dagang, sebab itu dapat menghasilkan penjualan yang cepat lalu menghapuskan berkah"

4. Mematikan Penjual Lain
Tujuan berbisnis dengan cara ini adalah membuat persaingan gulung tikar. Contohnya dengan melakukan praktik banting harga. Praktik curang untuk mematikan pesaing sebenarnya akan merugikan kita sendiri karena tanpa persaingan produk kita tidak akan berkualitas dan mutu pelayanan kita tidak akan meningkat. Bahasa pasar saat ini adalah, ada harga ada barang. Ini bagus karena maksudnya adalah barang yang memiliki kualitas yang bagus pastinya memiliki harga yang lebih tinggi. Kualitas yang bagus tidak hanya dari part produk tersebut, namun after sales juga harus dipertimbangkan agar tidak merugikan konsumen di kemudian hari.

5. Menjual dengan Cara Melebih-Lebihkan (Janji Berlebihan Tidak Sesuai Kenyataan)
Cara berjualan seperti ini selain terlalu bombastis dan juga menutup-nutupi informasi sebenarnya. Misalnya produk yang dijual adalah buku "Cara membeli Properti Tanpa Uang", tetapi dalam buku tersebut tidak ada pejelasan mengenai cara membeli properti tanpa uang, semua penjelasa mengarahkan pemcaba untuk ikut seminar. Cara seperti di atas sering sekali ditemui di lapangan. Sebenarnya cara seperti ini akan merugikan sendiri para penjualnya, karena secara tidak langsung akan menciptakan "teroris" untuk produknya. Ketika janji tidak terbukti maka pelanggan akan kecewa  dan menjadi "teroris" dengan menceritakan ke orang lain bahwa produk kita tidak bermutu.

6. Riba
Riba artinya adalah peningkatan dan penambahan. Dalam berjualan riba berarti juga tambahan uang yang diperoleh dari pemberian pinjaman, biasanya didasarkan pada waktu tertentu. Contoh lain adalah perdagangan dalam bentuk barter komoditas sejenis tanpa adanya kesamaan kuantitas. Mengambil komisi atau hasil dari hutang dalam bentuk apapun juga termasuk dalam kategori riba. Kita harus yakin bahwa yang bisa menambahkan kekayaan adalah berkah Allah dan bagaimana cara uang tersebut diperoleh dengan baik.

7. Ijon
Membeli dengan sistem ijon adalah membeli dengan membayar di muka untuk produk yang belu jelas hasilnya. Prinsip dagang ini merupakan hal yang dilarang. Contohnya, membeli tanaman yang belum siap panen, membeli satu pohon durian yang buahnya masih muda, menjual susuu yang masih ada dalam tubuh sapi (belum diperah). Dengan harapan nanti saat panen akan untung besar.

8. Mengurangi Timbangan
"Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." QS Al-Isra ayat 35



9. Berjualan Tidak Sekedar Mencari Untung, Tetapi Harus Memberi Manfaat
Prinsip berjualan islami adalah tidak sekedar mencari untung, tetapi juga selalu berusaha memberi manfaat buat orang lain. Contohnya apabila penjual tinggal memiliki 15 butir telur padahal pembelinya cukup banyak, maka kita tidak boleh menjual kepada satu orang sehingga calon pembeli lainnya tidak kebagian. Nabi mengajarkan, juallah telur-telur itu seperti biasa dengan harga normal. Bahkan untuk memberi kesempatan kepada pelanggan lain agar dapat memperoleh telur tersebut, kita batasi maksimum  1 butir telur per orang sehingga telur tersebut dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.

10. Menjual dengan Berbagai Trik Terlarang
Contoh salah satu yang dilarang misalnya Amir membeli motor dari Rudi sebesar 14 juta dan dicicil selama setahun. Namun baru dicicil sebulan motor tersebut dijual kembali kepada Rudi sebesar 10 juta secara tunai. Namun Rudi tetap menerima sisa cicilannya selama setahunn tersebut. Hal ini sama halnya Rudi meminjamkan uangnya sebesar 10 juta dan mendapatkan uangnya kembali sebesar 14 juta.

Atau ada juga kredit motor/mobil dari sebuah showroom. Transaksi antara pembeli dan penjual (showroom) dan menggunakan cicilan dari Bank. Setelah akad jual beli ditandatangani, mobil tersebut dibawa oleh pembeli dan pembeli wajib membayar cicilan kepada Bank yang ditunjuk karena Bank sudah membayar mobil tersebut secara tunai kepada showroom. Dosa yang dilarang dalam transaksi tersebut adalah bank menjual mobil yang ia beli sebelum pihak bank memindahkan mobil tersebut dari showroom ke tempatnya sendiri. Transaksi ini dilarang karena bank melakukan penjualan mobil yang belum sah menjadi miliknya (surat mobil seperti STNK, BPKB bukan atas nama bank, melainkan langsung atas nama pembeli). Dosa selanjutnya adalah mengandung unsur riba, karena pembeli harus mencicil dengan harga yang lebih mahal daripada harga showroom.

11. Menjual Tidak Sesuai dengan Kualitas Produk
Harga jual harus sesuai dengan kualitas produk. Penjual harus menjelaskan kepada calon pembeli, produk ini kualitasnya kurang baik apabila harga yang ditawarkan lebih murah. Begitu sebaliknya, harga produk yang mahal harus dijelaskan juga kepada calon pembeli.

12. Menimbun Barang
Rasulullah melarang praktik penimbunan barang, "barangsiapa menimbun bahan makanan selama empat puluh malam maka sungguh Allah tidak lagi perlu kepadanya" (Riwayat Ahmad, Hakim, Ibdu Abu Syaibah dan Bazzar).

Dan sabdanya pula, "tidak akan menimbun kecuali orang berbuat dosa" (HR. Muslim)

13. Monopoli
Tujuannya adalah mengeruk keuntungan pribadi sebesar-besarnya tanpa memberi kesempatan kepada orang lain untuk melakukan penjualan yang sama. Kalau perlu penjual lain dibuat rugi hingga gulung tikar.

14. Menjual Produk Haram
Sudah sangat jelas, produknya saja sudah dilarang, apalagi menjualnya untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Selain menjual hal-hal yang dilarang, menjual sesuatu yang membuat kemerosotan moral dan akal juga sangat dilarang, misalnya menjual majalah atau novel yang berbau pornografi.

15. Kerjasama Tidak Saling Menguntungkan
Syarat agar kerjasama dapat dilanjutkan adalah ada kesepakatan bersama dan jangan sampai keuntungan yang diperoleh satu pihak merupakan kerugian pihak lain. Dalam melakukan bisnis tidak boleh ada tekanan, penipuan, penyalahgunaan ketidaktahuan pihak lain untuk kepentingan suatu pihak.

16. Menyulitkan Cara Pembayaran
Kepada pelanggan yang tidak mampu membayar kontan hendaknya diberi waktu untuk melunasinya. Naun demikian kewajiban bagi pembeli adalah segera melunasi kredit atau hutangnya. Islam melarang keras umat muslim mengemplang hutang.

Sabda Rasulullah :
"Sebaik-baik kamu adalah orang yang paling segera membayar hutangtnya" (HR. Al-Hakim)
"Barang siapa yang menangguhkan orang yang kesulitan membayar hutang atau membebaskannya, Allah akan memberinya naungan di bawah naungan Nya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Nya" (HR. Muslim)

17. Menjual Rahasia Pelanggan
Tindakan ini termasuk tindakan yang tidak amanah, yaitu melanggar kesepakatan antara kedua belah pihak seperti menjual data nasabah. Misalnya bank bekerjasama dengan produsen mobl memberikan diskon khusus (seolah-olah yang memberi diskon adalah pihak bank). Nasabah yang memiliki saldo tertentu diberi penawaran produk otomotif tersebut.

18. Menyuap
Menyuap adalah tindakan pemberian segala macam harta kekayaan kepada seseorang dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi, menjatuhakn pesaing, atau tujuan tertentu lainnya. Contohnya seorang dokter gigi diberi iming-iming produsen pasta gigi berupa pemberian produk pasta gigi gratis seumur hidup dengan syarat  bersedia memberikan surat kepada seluruh dokter gigi agar menggunakan produk pasta gigi tersebut. Orang yang menyuap dan disuap sama-sama mendapatkan dosa.



19. Menjual Barang Yang Belum Dimiliki
Cara berjualan seperti ini haram karena tidak ada jaminan bagi penjual untuk memperoleh barang sebagaimana yang diinginkan pembeli. Rasulullah melarang cara jual beli seperti tersebut, yakni ketika suatu saat Hakim bin Hizam r.a menghadap Rasulullah dan bertanya "Wahai Rasulullah seseorang telah datang kepadaku untuk membeli barang dariku sementara aku tidak memiliki barang itu. Kemudian aku pergi ke pasar untuk membeli barang tersebut dan kuserahkan kepadanya." Lalu Rasulullah bersabda "Janganlah engkau menjual sesuatu yang tidak ada padamu" (Diriwayatkan oleh At-Tarmidzi, Ibnu Maja, dan lain-lain)

Begitu juga bagi seorang broker yang mendapat untung dari komisi atas jasanya. Apabila keuntungan yang diambil broker tersebut dibebankan kepada harga barang yang harus dibayar pembeli, maka hal ini sangat dilarang, sebab perbuatan ini mengandung unsur mencelakakan pembeli karena harga barang tersebut menjadi mahal.

Pengambilan komisi oleh broker dapat dibedakan sebagai berikut:
a. Jika komisi bagi broker dibebankan pada harga yang harus dibayar pembeli tanpa sepengetahuannya tidak diperbolehkan, karena merugikan pembeli
b. Jika komisi bagi broker tidak dibebankan kepada pembeli atau dibebankan kepada pembeli dengan seizinnya, maka diperbolehkan

Artinya broker tidak boleh menaikkan harga tanpa seizin atau sepengetahuan pemilik barang.

20. Menjual Produk Promosi dengan Menutupi Harga Sebenarnya
Berpromosi untuk setiap pembelian tertentu, dapat membeli produk tertentu yang kesannya mahal, tapi harga sebenarnya sangat murah sehingga harga jual produk hadiah tersebut masih lebih mahal dibandingkan dengan harga belinya.

Tindakan ini membohongi pelanggan karena menutupi harga beli produk. Meskipun dengan berbagai alasan, misalnya produk dibeli langsung dari pabrik, tetap saja penjual harus jujur menyebutkan harga belinya kepada pelanggan.

21.Menyongsong di Tengah Jalan
Menyongsong pedagang desa yang sedang membawa barang dagangan di jalan (menuju pasar) merupakan tindakan bathil karena pedagang desa tidak tahu harga pasar yang sesungguhnya.

"Rasulullah malearang menyongsong pedagang sebelum tiba di pasar" (HR. Bukhari)

22. Mengelabui Pelanggan
Berbagai praktik yang sifatnya mengelabui pelanggan banyak dilakukan dengan tujuan agar pelanggan datang. Setelah itu dilakukan tindakan persuasif agar pelanggan membeli produk yang kita jual.

Contoh berikut yang sering terjadi:
a. Diskon sampai dengan 90%, padahal yang diberi diskon 90% hanya sebagian kecil saja yang harganya tidak terlalu mahal
b. Harga diskon, tetapi sebelumnya harga sudah dinaikkan terlebih dahulu
c. Cicilan motor perhari hanya Rp 20.000 hanya dalam waktu 2 tahun, tetapi tidak disebutkan berapa jumlah uang muka yang harus dibayarkan
d. Restoran menjual makanan dengan harga sangat murah, namun menjual minumannya dengan harga sangat mahal
e. Menjual barang palsu tanpa menyebutkan kualitas barang tersebut

23. Arisan dengan Sistem Lelang
Contohnya misalkan, masing-masing peserta arisan menyetor sejumlah uang, misalnya Rp 500ribu. Ada 20 peserta sehingga uang yang terkumpul adalah 10 juta. Seandainya arisan ini adalah arisan untuk mendapatkan motor yang harganya 13, maka kekurangan sebesar 3 juta tersebut akan dilelang. Peserta yang membayar lelang paling besar (lebih tinggi dari 3 juta) ditetapkan sebagai pemenang dan berhak untuk mendapatkan motor. Sisa hasil lelang dikumpulkan kembali untuk lelang bulan berikutnya. Dan begitu seterusnya sampai semua peserta mendapatkan motor.

Contoh cara di atas hukumnya haram karena ada sebagian peserta yang membayar lebih banyak daripada yang lain, padahal arisan tersebut identik dengan hutang sehingga kelebihan pembayaran masuk dalam kategori riba.

24. Arisan Berantai
Saat ini banyak sekali ditemui sistem arisan berantai yang mungkin kita tidak sadar akan hal tersebut. Misalnya peserta mengirim uang kepada 6 anggota. Peserta berhak mengubah isi surat dengan cara memasukkan namanya pada urutan paling bawah, dan peserta lain akan naik ke urutan atasnya. Sedangkan peserta paling bawah mencari orang lain untuk mengirim uangnya kepada keenam peserta lain. Begitu seterusnya.


Peserta arisan berantai menerima uang berlipat-lipat tidak melalui proses jual beli. Peserta tidak menjual jasa atau barang sedikit pun. Uang itu adalah hasil kiriman peserta baru yang ingin mendapatkan uang seperti yang diperoleh oleh orang pada urutan pertama. Pengirim uang juga tidak sedang membayar pembelian barang atau jasa kepada yang dikirimi uang. Jadi sangat jelas bahwa arisan berantai tidak termasuk dalam kegiatan jual-beli. Oleh karena itu, arisan berantai termasuk kegiatan tidak halal alias haram. Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 275 bahwa tambahan yang dihalalkan adalah yang diperoleh dalam jual-beli.

"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." QS Al-Baqarah ayat 275

Allahu 'alam
Read more