Open top menu
29 October 2014
3 Minggu di Pengasingan

1 Oktober, saya ada tugas belajar dari Biznet (tempat saya bekerja) ke Jakarta. Sesampai di Jakarta, saya ketemu sama temen-temen hebat dari penjuru tanah air. Ada yang dari Bali, Padang, Jambi, Salatiga, Solo, Serang, Surabaya, Semarang, Malang, Jember, Pemalang, Salatiga, Bandung, Karawang, Pamanukan, dan lain sebagainya.

Banyak hal yang saya dapat selama 3 minggu tersebut. Selain reuni sama temen-temen waktu dulu Biznet masih memiliki sekitar 300 karyawan, saya akhirnya juga dapet banyak kawan baru, karena karyawan Biznet sampai dengan saya di Jakarta kemarin itu sudah mencapai 1200 karyawan.

Saya tidak menceritakan apa yang saya dapat di kantor tentang pejaran-pelajaran yang disampaikan, tapi saya akan menceritakan kehidupan saya sebagai seorang 'pengasingan' selama lebih dari 3 minggu tersebut, yang tinggal disebuah perumahan yang masih jauh dari minimarket yang tidak ada kendaraan, dimana masih dalam area perbukitan Gunung Putri. Saya jadi ingat bagaimana dulu saya menjalani ospek mahasiswa saat awal menempuh pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Apa yang saya ingat? Waktu 3 minggu tidaklah lama, kita harus saling kenal dengan cepat. Kita harus dengan cepat membuat sebuah keluarga yang bahagia, harmonis, kompak, dan sinergi. Hari pertama saya harus membuat sebuah group di social media yang fungsinya agar kita cepat kenal dan akrab satu sama lain. Beginilah kehidupan kami yang sangat fantastis dalam 3 minggu tersebut :


Kita memang ga jago masak, tapi demi sebuah sense of belonging, kita nekat masak apa saja yang ada di dapur dan lemari es. Kita berani membuat bakwan yang ternyata setelah digoreng hasilnya sangat keras, ternyata harus dikasih telur. Gorengan yang kedua sampai akhir hasilnya memuaskan. Dan beruntungnya kita ada rekan dari Padang yang lumayan sedikit ngerti masakan.


Setiap berangkat kerja, kita kompak menunggu shuttle bus yang dengan setia selalu mengantar kita pergi dan pulang kerja. Kebersamaan kecil tanpa harus melihat kekurangan masing-masing ini adalah kunci bagaimana kami bisa lebih akrab dibandingkan dengan group diklat lainnya.



Kita juga mencari area refreshing yang bisa digunakan secara bersamaan. Ada sebuah sport center yang lokasinya tidak jauh dari tempat penampungan kita, di daerah bukit golf gunung putri. Hanya ada 1 motor yang dapat kami pinjam, dan itu kita gunakan secara bergantian. Nah yang boncengin kita udah mirip tukang ojek, harus bolak-balik dari mes sampai ke sport center tersebut. Sport Center yang memiliki swimming pool dengan view yang cantik dari atas bukit dan bisa sambil menikmati Sunset yang indah.


Jenuh? Itu sudah pasti, karena kita memang masih jauh dari penduduk sekitar. Solusinya adalah kita main game. Hampir setiap sore kita berkompetisi bermain game dancing. Agar badan sehat karena keringat akan keluar sudah seperti berolahraga saja, pikiran juga akan menjadi fresh. Malam harinya kita bisa berkompetisi lagi dan adu bakat bermain PES, karena ada temen yang inisiatif membawa stik playstation. Keren.


Ada temen dari Karawang yang juga membawa gitar berikut soundnya. Dan yang di gambar tersebut adalah Bapak RT kita, dari Bali. Permainan gitarnya sangat ciamik, suaranya bagus, semoga kelak menjadi musisi yang terkenal ya bro...


Gambar di atas adalah foto beberapa anggota keluarga yang berangkat kerja, menuju tempat penjemputan.


Ada teman yang sedang berulang tahun di hari itu, surprise kecil-kecilan kita ciptakan dan kita mencoba memperlihatkan ke khalayak ramai (peserta diklat) kekompakan temen-temen yang tinggal di mes. Selamat ulang tahun, semoga sehat selalu...



Gambar di atas adalah sebuah syukuran sederhana ulang tahun, termasuk saya yang saat itu sedang berulang tahun. Kita berkumpul, makan bersama, becanda bersama yang harapannya adalah agar kita akan tetap menjadi keluarga kecil dari sabang sampai merauke. Tetap kompak meski jarak jauh, dan tetap sinergi.


Gambar di atas adalah saat kita berfoto bersama sore-sore setelah menerima materi diklat. Lihat, bagaimana kantor kita sangat rindang, green building dengan suasana pepohonan sekitar tentunya bisa sebagai tempat melepas lelah dan penat dengan menghirup udara segar tanpa polusi. Biznet Technovillage


Gambar biru di atas adalah foto hari-hari terakhir kita sebagai peserta diklat. Coba cari saya yang sebelah mana :)


Gambar di atas, saya sempat kongkow sama temen-temen penggila dunia gila yang memang sudah seperti saudara sejak dulu.


Kalo gambar di atas itu saya sempatkan jalan-jalan ke Bogor dengan sohib lama, duo puguh kembali beraksi judulnya, hehehe



Dua gambar di atas adalah foto saat kita ada kesempatan pergi ke kota Jakarta (nebeng temen), menghabiskan waktu dari pagi sampe menjelang pagi. Sayangnya, tidak semua terabadikan karena asik sendiri-sendiri menikmati pertunjukan music di Kota Tua.


Saat malam terakhir sebelum saya kembali ke Yogyakarta, saya mencoba mengambil gambar, dimana sebuah kamar berantakan dengan baju saya. Ada batik, baju kerja, ada sarung, sajadah, laptop, mouse, dompet, remote ac, selimut dan sebagainya. Dan saya menuliskan quote seperti di atas. Dan memang kenangan ini akan susah dibersihkan. Dan sampai detik ini kami masih terhubung oleh temen-temen yang senasib sepenanggungan melalui sebuah group di media social.

Semoga ilmu yang kita dapatkan selama pendidikan, kebersamaan selama lebih dari 3 minggu ini akan selalu terjaga. Selamat bekerja untuk rekan-rekan semua.



Read more
30 September 2014
Jangan Kencing Sambil Berdiri


KENAPA RASULULLAH MELARANG KENCING SAMBIL BERDIRI ?

Kencing atau bahasa halusnya buang air seni ini sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi umat manusia. Setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Dalam melakukan aktivitas inipun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan.

Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.”

Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran.

Secara medis kencing berdiri adalah penyebab utama penyakit kencing batu pada semua penderita penyakit tersebut dan merupakan salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria.

Secara agama, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan shalat, ketika akan ruku’ atau sujud maka terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya, itulah sisa air kencing yang tidak habis terpencar ketika kencing sambil berdiri, apabila hal ini terjadi maka shalat yang dikerjakannya tidak sah karena air kencing adalah najis dan salah satu syarat sahnya shalat adalah suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Umumnya kita memandang ringan terhadap cara dan tempat buang air, mungkin karena pertimbangan waktu atau situasi dan kondisi yang mengharuskan (terpaksa) untuk kencing berdiri tanpa menyangka keburukannya dari sisi sunnah dan kesehatan. Orang dulu mempunyai budaya melarang anak kencing berdiri sehingga kita sering mendengar pepatah “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, karena memang terdapat efek negatif dari kencing berdiri.

Kebiasaan orang kencing berdiri akan mudah lemah bathin, karena sisa-sisa air dalam pundit-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur.

Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem. Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.

Ketika buang air kencing berdiri ada rasa tidak puas, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar di bawah batang zakar. Ia berkemungkinan besar menyebabkan kencing batu. Kenyataan membuktikan bahwa batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni dan telur zakar adalah disebabkan oleh sisa-sisa air kencing yang tak habis terpencar. Endapan demi endapan akhirnya mengkristal/mengeras seperti batu karang.

Jika anda biasa meneliti sisa air kencing yang tak dibersihkan dalam kamar mandi, anda bayangkan betapa keras kerak-keraknya. Bagaimana jika itu ada di kantong kemaluan Anda?? Hal ini juga merupakan salah satu yang menyebabkan penyakit lemah syahwat pada pria selain dari penyebab kencing batu.

Sesungguhnya banyak siksa kubur dikarenakan kencing maka bersihkanlah dirimu dari (percikan dan bekas) kencing. (HR. Al Bazzaar dan Ath-Thahawi)

Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Rasulullah saw. pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda: Ingat, sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedang yang lainnya disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan yang satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering. (Shahih Muslim No.439)

Demikian hikmahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam melarang kencing berdiri. Dan bagi muslim yang shalat, kadang setelah keluar dari WC dan mau shalat, ketika ruku’ dalam shalat kita merasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluan, itu adalah sisa air kencing yang tidak habis terpencar akibat dari kencing berdiri yang tidak tuntas keluar, hal ini menyebabkan shalat tidak sah karena salah satu sarat sahnya shalat adalah bersih dan suci dari najis baik hadats kecil maupun hadats besar, dan air kencing merupakan najis.

Sehingga Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam sering mengingatkan dalam sabdanya: “Hati-hatilah dalam masalah kencing karena kebanyakan siksa kubur dikarenakan tidak berhati-hati dalam kencing”.

Sumber : khalidabdullah.com
Read more
27 September 2014
Kita (memang) Mudah Lupa


Lupa, itulah memang sifat mayoritas orang Indonesia, sampai-sampai Metro TV pun punya program Menolak Lupa (ini bukan tulisan soal politik lho ya). Dan sayangnya juga kita itu mudah terprovokasi.

Saya ingat tayangan Indonesia Lawyer Club dimana Prof Yusril Ihza Mahendra sempat bercerita bagaimana dia membangun sebuah kampung, mendirikan masjid, membina masyarakatnya selama bertahun-tahun, namun saat hari H pemilu, mereka banyak yang lupa dengan kebaikannya, mereka lupa karena ada serangan fajar dan memilih pemberi seranan fajar.

Dulu, Prabowo Subianto seorang prajurit yang sangat dikagumi, menjadi komandan untuk menumpas Fretilin di Timor Timur. Dan sebagainya dan sebagainya. Namun kini banyak yang membenci dikarenakan perbedaan pandangan di dunia politik.

Dulu, Jokowi sukses membangun kota Solo, juga sampai dipilih untuk memimpin Solo 2 periode, menjadikan Solo lebih homey, rindang, adem, dan penuh budaya. Banyak yang kagum atas kesuksesan beliau meskipun bukan warga Solo, atau bahkan bukan warga Indonesia sendiri. Kini karena berbeda pandangan politik, banyak juga yang mencacinya.

Dulu, Gus Dur, dikenal sangat toleran terhadap agama lain, sampai hari imlek dijadikan hari libur nasional, namun akhirnya menjabat presiden ga genap 5 tahun.

Kini, SBY, yang menjabat presiden sampai 2 periode, namun karena partainya melakukan walk out saat sidang DPR membahas pilkada, banyak netizen yang lupa akan jasa-jasanya, bahkan kemarin saya sempat baca ada yang ingin mencoret beliau dari daftar nama presiden Indonesia. Ada juga yang bilang, SBY presiden terlicik yang pernah dimiliki Indonesia (kompasiana), astaghfirullah...

Terima kasih Pak SBY, telah memimpin kita selama 10 tahun ini, menjaga kedaulatan NKRI, sampai kita terbebas dari hutang IMF. Maafkan kami rakyatmu yang selalu mengkritik setiap langkahdan kebijakanmu. Maafkan kami rakyatmu ini yang selalu menuntut kesumparnaanmu yang seakan kami lupa lagi bahwa mayoritas dari kami ini yang telah memilihmu, bahkan untuk 2 periode, 10 tahun. Kurang dari 1 bulan lagi, Bapak sudah tidak memimpin kami lagi, kembali beraktifitas seperti biasa lagi. Coba lihat kembali foto wajah Bapak saat tahun 2004, dan bedakan dengan foto saat ini, 2014. Lihat kantong mata Bapak yang sekarang. Bukan pekerjaan mudah memang mengurusi kami yang selalu lupa dengan kebaikan, yang selalu melihat kekurangan orang lain.
Read more
21 September 2014
Jalan ke Puncak Sikunir - Gunung Dieng

Secara mendadak tanggal 19 september 2014, saya berangkat ke Gunung Dieng, bersama 2 orang kawan. Kita berangkat dari Magelang sekitar jam 10 malam, dan ternyata ada 4 mobil dari temen-temen dari Temanggung sudah menunggu kedatangan kita.

Sampe di lokasi Gunung Dieng sekitar pukul 1 dini hari, kita ngopi-ngopi, nikmatin malam di pinggir danau sambil menunggu waktu pendakian ke puncak Sikunir. Nah tepat pukul 4.30 kita berangkat bareng rombongan dari beberapa mahasiswa yang juga sudah ready.

Perjalanan ga terlalu lama, hanya sekitar 1 jam, namun menanjak. Sampai di puncak masih belum sunrise, kita sempetkan foto-foto dulu. Nah ini di bawah ini kumpulan foto-foto kita dari Puncak Sikunir, sampai di Si Kidang.

Nunggu sunrise
Masih nunggu sunrise lagi
Narsis dulu sama temen-temen
Udah mulai terang
Fotoin Dahlan
Fotoin om Chrisna
Nah tuh dia mulai muncul
Mataharinya udah mulai gede
Maenan sunrise
Sunrisenya cuma segini
Mataharinya ada di tanganku
Ada yang merenung nikmatin sunrise
Banyak pendaki yang ikutan nikmatin sunrise
Sunrise
Di puncak Sikunir, juga ada pedagang
Narsis lagi
Turun gunung
Narsis lagi
Dibawah sama om Chrisna
Jalan ke Kawah Sikidang, ga boleh deketin bibir kawah
Bandel, tetep deket ke kawah
Maenan asap
Busssss
Video buatan om Chrisna
Read more
14 July 2014
Keunikan GOOGLE yang Tersembunyi

Ada hal-hal unik yang kebanyakan dari kita belum tau yang ada di dalam situs Google.com
Nah yuk kita cobain satu per satu nih. Kalo temen-temen pembaca ada yang menemukan selain yang ada di sini, saling sharing yuk :)

1. Bisa digunakan sebagai timer lho, silakan coba seperti gambar di bawah :


2. Bisa sebagai kalkulator


3. Ngitung harga pas kita nongkrong di cafe


4. Perbandingan makanan, jadi bisa milih mo makan apa sesuai kebutuhan kalori


5. Kalian dapat nyari lagu sesuai dengan Band yang kalian sukai


6. Bisa cek kapan sunrise


7. Ketikkan 'zerg rush', dan tunggu dan ikuti lalu lihatlah hasilnya, 



8. Ketikkan 'google in 1998' dan kalian akan melihat tampilan google pada tahun 1998 (pas saya SMP nih)




Itu beberapa keunikan-keunikan google yang jarang kita temui, nah mungkin temen-temen pembaca menemukan lagi yang lain? Let's share :)

Read more