Open top menu
19 March 2014
Kampanye 2014

Entah kenapa akhir-akhir ini doyan banget ngomongin politik dan negara. Kali ini saya mau ngomongin tentang kampanye aja. Kampanye, cara untuk menyampaikan visi dan misi para calon wakil rakyat. Ada pula yang beranggapan cara menebar janji. Ada yang berjanji memberikan lapangan pekerjaan, ada yang berjanji memberikan kesehatan gratis, sekolah gratis, dan sebagainya.

Yang paling menggelitik buat saya yaitu ada calon wakil rakyat di daerah yang akan memperlancar proses para warga yang ingin bekerja di luar negeri menjadi TKI yang nantinya akan mendapat gaji yang besar di sana. Menarik buat saya dan lucu. 

Kenapa mereka harus keluar negeri ya?
Kenapa kok ga membuka lapangan kerja yang banyak aja di negeri sendiri?
Semakin banyak lapangan kerja di negeri sendiri kan jadinya mereka ga perlu hidup berjauhan dari keluarga, dekat dengan anak istri, orang tua, teman-teman. Bukannya lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan berlian di negeri orang? Atau pepatah itu sudah perlu dirubah?

Lalu ada lagi yang akan memberikan berobat gratis dan pendidikan gratis. Menurut saya dari pada memberikan pengobatan gratis, lebih baik memberikan pendidikan gratis saja atau jaminan pendidikan untuk rakyat. Tapi ya syukur-syukur diberikan dalam waktu yang bersamaan. 

Kenapa jaminan pendidikan? 
Itu untuk jangka panjang sumber daya manusia Indonesia. Dengan pendidikan, rakyat bakal tau bagaimana cara hidup sehat, bagaimana mencari rejeki halal, bagaimana belanja cerdas, dan sebagainya. Kalo sudah tau bagaimana cara hidup sehat, antrian rumah sakit ga bakal seperti sekarang. Jaminan pendidikan menurut saya adalah nomor wahid lah yang harus diterima oleh kita semua yang hidup di negara kaya tapi miskin ini. Kalo kita semua tau bagaimana belanja cerdas, ga bakal banyak yang bilang 'duh tanggal tua nih'

Semoga kita mendapatkan pemimpin yang amanah.
Read more
14 March 2014
Jokowi Jokowi

Hari ini lihat berita isinya tentang Jokowi Jokowi dan Jokowi. Kenapa? Karena Pak Dhe Jokowi sudah mendeklarasikan diri untuk masuk bursa calon presiden 2014, dan mendeklarasikan diri di kampungnya si pitung.

Selamat buat Pak Jokowi.

Saya pribadi punya pandangan tentang hal ini (halah gaya politikus), pandangan seorang pegawai swasta yang jauh dari Jakarta, yang dulu pernah tinggal di Jakarta. Jokowi ga bakal menang di pemilihan presiden 2014. Kenapa? Jokowi kan bagus?

Menurut saya ada beberapa hal yang menarik untuk di prediksikan, terutama headline news semua media di Indonesia dalam beberapa hari ke depan di prediksi soal jokowi akan mengalahkan berita pesawat malaysia airlines yang hilang.

1. Warga Jakarta
Bakal banyak warga Jakarta yang ga mau kehilangan Jokowi. Selain kinerja Jokowi memang bagus dan sudahsedikit banyak membawa perubahan buat Jakarta, isu sara juga bisa jadi ketakutan warga DKI ini (kalo Ahok yang pimpin DKI, padahal Ahok juga ga kalah bagusnya dari Jokowi)

2. Jokowi serakah
Pasti banyak yang akan bilang demikian, baru setahun lebih dikit jadi Gubernur sudah mau nyapres

3. Jokowi terlalu nurut sama Megawati
Dari statement-statement yang selama ini kita dengar, Jokowi selalu bilang apa kata partai atau Bu Mega. Nah menurut saya ini juga kurang bagus. Nanti kalo sudah jadi presiden ditakutkan sifat seperti ini masih ada. Bisa jadi bonekanya Megawati ini. Padahal Presiden itu ya pemimpin kita semua, harusnya ya 'apa kata rakyat indonesia' itu yang jadi penikiran Jokowi

4. Hasil survey yang menurut saya kuranglah. Kebanyakan lembaga survey mensurvey warga Jakarta, ga sampe ke daerah-daerah untuk urusan presiden (apa mungkin karena selama ini saya ga pernah di surey kali ya). Hampir semua hasil survey membuktikan Jokowi pemenangnya.

Nah dengan deklarasi ini, saya yakin ga sedikit warga DKI yang kecewa. Kalo sudah kecewa nanti bagaimana? Kalo misal Jokowi gagal ngerebut RI1, apakah masih mau menerima Jokowi buat mimpin DKI lagi? 

Saya pribadi malah yakin banget kalo Jokowi bakal menang pilpres, kalo Jokowi mencalonkan diri di tahun 2019 nanti, bukan saat ini. Karena saat ini masih waktunya Jokowi mengabdi ngurusin ibukota Indonesia. 5 tahun ini benahin dulu Jakarta, seperti benahin Solo waktu itu, dan ikut pilkada gubernur DKI lagi di tahun 2018. Kalo dalam 5 tahun ini bagus, paling engga bakal megang hati warga DKI di tahun 2018, dan bakal lebih mudah maju pilpres 2019.

Doa saya, tahun ini Indonesia dapat pemimpin yang lebih baik dari yang sebelumnya. Mungkin kalo Vladimir Putin ikut nyapres di Indonesia, saya akan pilih dia hehehe
Read more
06 March 2014
Agama Apa yang Paling Baik?


Ada cerita menarik yang saya dapat dari salah satu pembahasan pada group di salah satu social media saya, dimana membahas tentang agama terbaik. Dan salah seorang tersebut mengutip cerita dari ilmu pengetahuannya. Ceritanya begini...

Seorang ahli dari kelompok The Theology Of Freedom dari Brazil bernama Leonardo Boff bertanya pada Dalai Lama, pemimpin umat Buddha dari Tibet, "Yang Mulia, apakah agama terbaik?

Leonardo Boff menduga bahwa Dalai Lama akan menjawab, "Agama Buddha dari Tibet".
Ternyata sambil tersenyum, Dalai Lama menjawab, "Agama terbaik yaitu agama yg membuat anda menjadi orang yang lebih baik. "

Sambil menutupi rasa malu karena punya dugaan kurang baik tentang Dalai Lama, Leonardo Boff bertanya lagi, "Apakah tanda agama yang membuat kita menjadi lebih baik? "

Jawaban Dalai Lama, "Agama apapun yang bisa membuat anda Lebih welas asih, lebih berpikiran sehat, lebih objektif & adil, lebih menyayangi, lebih manusiawi, lebih punya rasa tanggung jawab, lebih ber-etika. Agama yang punya kwalitas seperti di atas adalah agama terbaik"

Leonardo Boff terdiam sejenak & terkagum atas jawaban Dalai Lama yang bijaksana & tidak dapat dibantah.

Selanjutnya, Dalai Lama berkata, "Tidak penting bagiku, Apa agamamu, Tidak peduli anda beragama atau tidak. Yang betul-betul penting bagi saya adalah perilaku anda didepan kawan-kawan anda, di depan keluarga, lingkungan kerja & dunia.

Akhirnya, Dalai Lama berkata :
"Jagalah pikiranmu, Karena akan menjadi perkataanmu. 
Jagalah perkataanmu, Karena akan menjadi perbuatanmu. 
Jagalah perbuatanmu, Karena akan menjadi kebiasaanmu. 
Jagalah kebiasaanmu, Karena akan membentuk karaktermu. 
Jagalah karaktermu, Karna akan membentuk nasibmu, 
Jadi nasib mu berawal dari pikiran mu..."

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku











Read more
Cerita Tadi Pagi di Sebuah Bank di Jogja

Seperti biasa, rutinitas setiap hari kantor adalah meeting dengen perusahaan lain. Kali ini saya meeting dengan salah satu bank swasta nasional.

Kita janjian sebelum makan siang, diatur waktu sekitar pukul setengah 12. Saya sampai lokasi pukul 11.22 waktu indonesia hp saya. Setelah ngobrol sekitar setengah jam tentang keunggulan layanan dari perusahaan saya, pimpinan cabang bank tersebut nanya seputar hal-hal pribadi.

Sempat juga beliau menanyakan tentang posisi saya saat ini di perusahaan sekarang. Tidak lama kemudian keluarlah pernyataan dari beliau bahwa saat ini beliau membutuhkan seorang pekerja dan menawarkan ke saya dengan posisi yang menggiurkan, yaitu sebagai.....  (kasih tau ga ya?). Namun mohon maaf, posisi yang ditawarkan terlalu tinggi buat saya, jadi lebih baik kita berteman saja pak, biar enak ngopi-ngopinya.

Kadang mencari pekerjaan itu susah, kadang mencari nafkah itu datang dengan sendirinya. 

Alhamdulillah
Read more
02 March 2014
10.000 Genteng Untuk Kelud

Beberapa waktu lau di group alumni angkatan kampus, ada seorang yang dari Kediri posting gambar beberapa rumah yang terkena imbas lahar dingin. Bersamaan dengan itu saya dapat kiriman banyak rumah yang gentengnya hancur. 

Iseng aja di group itu ngumpulin dana, terkumpullah sedikit demi sedikit. Saya cari info sana-sini kira-kira bantuan apa yang akan diberikan. Nah saya teringat genteng tadi. 

Ada relawan yang bilang rumah yang hancur cuma 4 rumah. Yang lainnya kerusakan kecil, jadi genteng ga begitu perlu. 

Ada juga relawan yang bilang, genteng sudah dibantu pemerintah, jadi bantuan berupa genteng ga perlu.

Setelah mendengar berita bahwa pemerintah akan memberikan genteng, namun baru 1 juta genteng, sementara kebutuhan gentengnya ada 6 juta buah, ya langsung saja saya putuskan untuk beli genteng.

Saya konsultasikan dengan temen dari BPPOM pusat yang hari ke 3 setelah letusan ke lokasi Kelud, dan dibantu oleh temennya relawan dari Bulan Sabit Merah Indonesia, juga dibantu oleh relawan dari club Motor CB Indonesia yang memang saat itu dan sampai saya menulis ini mereka masih stay di sekitar Kelud, dapatlah tujuan pemberian genteng yang memang sampai sekarang belum mendapatkan bantuan genteng.

Saya dan temen-temen alumni Computer Control ITS Surabaya angkatan 2003 sepakat untuk memberikan bantuan genteng. Terkumpullah pas nominalnya untuk beli 10.000 genteng. Langsung saya cari lokasi produksi genteng, karena menurut informasi genteng sudah langka di seluruh Jawa Timur. Nah dibantu salah satu pengurus Pondok Pesantren Al Fattah dari Nganjuk, dapatlah kita.


Bersama Pak Kyai H. Muhammad Busro, pengurus Ponpes Al Fattah Nganjuk
Kalo foto di bawah ini kampung tempat saya beli genteng. Terlihat hampir semua rumah memproduksi bahan bangunan tersebut



Nah awalnya bantuan dari temen-temen ini akan diantar hari senin, eh ternyata pada jumat pagi saya dikabari akan diantar hari sabtu tanggal 1 maret 2014. Nah saat itu juga saya langsung kepikiran untuk ikut berangkat ke lokasi musibah. Saya dan istri berangkat merdua sama benpinyo jam setengah 2 dini hari tanggal 1 maret. Sampai Nganjuk pukul setengah 7 pagi. 

Sekitar 5 km mendekati rumah, saya telp ke ibu minta tolong nyariin baju bertuliskan BLCC 2003, baju 11 tahun yang lalu. Alhamdulillah ketemu, dan alhamdulillah masih muat, ga berubah nih ukuran badan. Kenapa cari yang BLCC 2003? Karena itu kaos punya history sendiri saat itu Bhakti Lingkungan Computer Control 2003, pas dan sesuai dengan donatur kali ini. Dan bagian belakang bertuliskan citius altius fortius yang artinya lebih cepat lebih tinggi lebih kuat. Harapan saya semoga lebih cepat proses pemulihan korban bencana ini, diberikan kekuatan yang lebih untuk korban dan relawan, serta lebih tinggi kekayaan alam kita. *halah*

Jam 8 saya menuju rumah Pak Busro untuk ambil gentengnya. Pak Busro sudah menunggu di rumahnya dan sesampai rumah beliau kita langsung ke lokasi kampung genteng saya istilahkan, sekitar pukul 9 pagi.

Gentengnya sudah disiapkan 2 truk, alhamdulillah tidak ada ongkos kirim karena juga dibantu sampai lokasi, di desa Puncu Kediri.

Perjalanan lumayan makan waktu, dan sampai daerah Pare kita sudah dijemput oleh temen-temen dari CB Motor Club dan menunjukkan lokasi yang membutuhkan. Langsung kita meluncur ke lokasi. 

Yang sampai saat ini belum mendapatkan genteng adalah sebuah masjid di kecamatan Puncu. Alhamdulillah seluruh genteng di Masjid Al Manar Puncu adalah sumbangan dari temen CC 2K3 ini, semoga pahala terus mengalir selama masjid itu digunakan. Amin.

Disamping masjid juga ada PAUD yang juga membutuhkan genteng, kita juga menyalurkan untuk PAUD tersebut.





Kantor desa Puncu yang gentengnya juga masih belum diperbaiki, masih ditutup terpal

Kanopi yang rusak dan belum diperbaiki

Langit-langit bocor terkena lemparan batu kerikil Kelud
Setelah sholat duhur di masjid itu, berjamaah dengan bapak-bapak polisi dan TNI yang jadi relawan yang diimamin oleh Bapak Kyai H. Muhammad Busro dimana genteng masjidnya masih ditutup terpal, kita diberi nasi bungkus oleh seorang warga yang juga terkena musibah. Pak Suyono kita memanggilnya.

Dengan mata berkaca-kaca dan santunnya, beliau berbicara lirih ke saya dan Pak Busro. Beliau ingin meminta sedikit genteng untuk rumahnya yang belum mendapat bantuan genteng. Untungnya 1 truk kita belum menurunkan genteng, spontanitas kuta menuju rumahnya bersama 1 truk itu.

Ternyata sesampai lokasi, memang banyak yang belum mendapatkan bantuan. Kita turunkan genteng untuk beliau dan tetangga. Namun maaf kami belum bisa memerikan untuk semua karena memangsangat terbatas.

Rumah warga yang belum mendapat bantuan genteng

Salah satu pohon alpukat yang tinggal pohon dan buahnya, daunnya sudah kering terkena panasnya pasir vulkanik.
Genteng dibagikan ke warga sekitar

Genteng diberikan ke warga sekitar

Genteng diturunkan dari truk untuk masjid Al Manar


Seorang polisi melintas setelah membantu menurunkan genteng
Sepanjang jalan menuju lokasi, saya banyak melihat tumpukan pasir didepan rumah warga. Kalo di jogja hanya abu vulkanik, kalo disini masih bercampur batu. Jadilah pasir.


Banyak pohon / tanaman yang daunnya sudah kering, karena tidak kuat dengan panasnya pasir vulkanik ini, yang ada tinggal batang pohon dan buahnya.



Rombongan polisi istirahat makan siang
Sedikit hiburan truk yang saya tumpangi.
LMI, lembaga manajemen infaq, membuatkan tempat air bersih. Banyak warga yang memang butuh air bersih. Lihat logo LMI saya jadi ingat mas Wahyu Novyan (mantan direktur LMI), yang membantu saya berangkat sebagai relawan gempa Padang beberapa tahun silam. Apa kabar beliau sekarang...
Pos pengungsian yang sudah k osong
Selfie dikit aja diatas truk.
Foto-foto di atas adalah kondisi sekitar jalan utama arah ke desa Puncu. Saya hanya masuk gang sedikit saat beri genteng ke rumah Pak Suyono. Saya ga bisa bayangkan bagaimana kondisi rumah yang lebih dekat dengan puncak Kelud, dan rumah-rumah yang tidak bisa dijangkau oleh truk. Dalam perjalanan kesana, banyak mobil tangki yang antar air bersih. Berarti masih banyak daerah yang lebih parah. Waktu yang saya miliki sangat terbatas. Maaf...

Meskipun total saya hanya 4 jam di daerah kelud, banyak hal yang saya dapatkan. Bantuan yang kita berikan itu pasti bermanfaat. Meski sudah banyak yang memberikan sumbangan, pasti ada yang membutuhkan, sekecil apapun itu.

Kelud, daerah yang sangat subur, banyak orang yang pindah dari luar kediri hanya ingin bertani di daerah Kelud. Tanam apasaja pasti akan memanen. Dengan adanya letusan ini, dipastikan daerah lereng kelud akan lebih subur daripada sebelumnya. 

Dan salam buat relawan, buanglah sampah pada tempatnya dan sholatlah secara berjamaah di awal waktu.

Semoga semua sumbangan dapat bermanfaat dan semoga yang memberi sumbangan baik itu moral dan material selalu diberi kesehatan, dilancarkan rejekinya, dimudahkan semua urusannya. Amin amin amin...

Yang masih pengen memberikan donasi bisa japri ke saya.

Matur nuwun, sekelangkong, terima kasih dan thank you so much.
Read more