Open top menu
30 September 2014
Jangan Kencing Sambil Berdiri


KENAPA RASULULLAH MELARANG KENCING SAMBIL BERDIRI ?

Kencing atau bahasa halusnya buang air seni ini sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi umat manusia. Setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Dalam melakukan aktivitas inipun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan.

Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.”

Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran.

Secara medis kencing berdiri adalah penyebab utama penyakit kencing batu pada semua penderita penyakit tersebut dan merupakan salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria.

Secara agama, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan shalat, ketika akan ruku’ atau sujud maka terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya, itulah sisa air kencing yang tidak habis terpencar ketika kencing sambil berdiri, apabila hal ini terjadi maka shalat yang dikerjakannya tidak sah karena air kencing adalah najis dan salah satu syarat sahnya shalat adalah suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Umumnya kita memandang ringan terhadap cara dan tempat buang air, mungkin karena pertimbangan waktu atau situasi dan kondisi yang mengharuskan (terpaksa) untuk kencing berdiri tanpa menyangka keburukannya dari sisi sunnah dan kesehatan. Orang dulu mempunyai budaya melarang anak kencing berdiri sehingga kita sering mendengar pepatah “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, karena memang terdapat efek negatif dari kencing berdiri.

Kebiasaan orang kencing berdiri akan mudah lemah bathin, karena sisa-sisa air dalam pundit-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur.

Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem. Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.

Ketika buang air kencing berdiri ada rasa tidak puas, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar di bawah batang zakar. Ia berkemungkinan besar menyebabkan kencing batu. Kenyataan membuktikan bahwa batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni dan telur zakar adalah disebabkan oleh sisa-sisa air kencing yang tak habis terpencar. Endapan demi endapan akhirnya mengkristal/mengeras seperti batu karang.

Jika anda biasa meneliti sisa air kencing yang tak dibersihkan dalam kamar mandi, anda bayangkan betapa keras kerak-keraknya. Bagaimana jika itu ada di kantong kemaluan Anda?? Hal ini juga merupakan salah satu yang menyebabkan penyakit lemah syahwat pada pria selain dari penyebab kencing batu.

Sesungguhnya banyak siksa kubur dikarenakan kencing maka bersihkanlah dirimu dari (percikan dan bekas) kencing. (HR. Al Bazzaar dan Ath-Thahawi)

Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Rasulullah saw. pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda: Ingat, sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedang yang lainnya disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan yang satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering. (Shahih Muslim No.439)

Demikian hikmahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam melarang kencing berdiri. Dan bagi muslim yang shalat, kadang setelah keluar dari WC dan mau shalat, ketika ruku’ dalam shalat kita merasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluan, itu adalah sisa air kencing yang tidak habis terpencar akibat dari kencing berdiri yang tidak tuntas keluar, hal ini menyebabkan shalat tidak sah karena salah satu sarat sahnya shalat adalah bersih dan suci dari najis baik hadats kecil maupun hadats besar, dan air kencing merupakan najis.

Sehingga Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam sering mengingatkan dalam sabdanya: “Hati-hatilah dalam masalah kencing karena kebanyakan siksa kubur dikarenakan tidak berhati-hati dalam kencing”.

Sumber : khalidabdullah.com
Read more
27 September 2014
Kita (memang) Mudah Lupa


Lupa, itulah memang sifat mayoritas orang Indonesia, sampai-sampai Metro TV pun punya program Menolak Lupa (ini bukan tulisan soal politik lho ya). Dan sayangnya juga kita itu mudah terprovokasi.

Saya ingat tayangan Indonesia Lawyer Club dimana Prof Yusril Ihza Mahendra sempat bercerita bagaimana dia membangun sebuah kampung, mendirikan masjid, membina masyarakatnya selama bertahun-tahun, namun saat hari H pemilu, mereka banyak yang lupa dengan kebaikannya, mereka lupa karena ada serangan fajar dan memilih pemberi seranan fajar.

Dulu, Prabowo Subianto seorang prajurit yang sangat dikagumi, menjadi komandan untuk menumpas Fretilin di Timor Timur. Dan sebagainya dan sebagainya. Namun kini banyak yang membenci dikarenakan perbedaan pandangan di dunia politik.

Dulu, Jokowi sukses membangun kota Solo, juga sampai dipilih untuk memimpin Solo 2 periode, menjadikan Solo lebih homey, rindang, adem, dan penuh budaya. Banyak yang kagum atas kesuksesan beliau meskipun bukan warga Solo, atau bahkan bukan warga Indonesia sendiri. Kini karena berbeda pandangan politik, banyak juga yang mencacinya.

Dulu, Gus Dur, dikenal sangat toleran terhadap agama lain, sampai hari imlek dijadikan hari libur nasional, namun akhirnya menjabat presiden ga genap 5 tahun.

Kini, SBY, yang menjabat presiden sampai 2 periode, namun karena partainya melakukan walk out saat sidang DPR membahas pilkada, banyak netizen yang lupa akan jasa-jasanya, bahkan kemarin saya sempat baca ada yang ingin mencoret beliau dari daftar nama presiden Indonesia. Ada juga yang bilang, SBY presiden terlicik yang pernah dimiliki Indonesia (kompasiana), astaghfirullah...

Terima kasih Pak SBY, telah memimpin kita selama 10 tahun ini, menjaga kedaulatan NKRI, sampai kita terbebas dari hutang IMF. Maafkan kami rakyatmu yang selalu mengkritik setiap langkahdan kebijakanmu. Maafkan kami rakyatmu ini yang selalu menuntut kesumparnaanmu yang seakan kami lupa lagi bahwa mayoritas dari kami ini yang telah memilihmu, bahkan untuk 2 periode, 10 tahun. Kurang dari 1 bulan lagi, Bapak sudah tidak memimpin kami lagi, kembali beraktifitas seperti biasa lagi. Coba lihat kembali foto wajah Bapak saat tahun 2004, dan bedakan dengan foto saat ini, 2014. Lihat kantong mata Bapak yang sekarang. Bukan pekerjaan mudah memang mengurusi kami yang selalu lupa dengan kebaikan, yang selalu melihat kekurangan orang lain.
Read more
21 September 2014
Jalan ke Puncak Sikunir - Gunung Dieng

Secara mendadak tanggal 19 september 2014, saya berangkat ke Gunung Dieng, bersama 2 orang kawan. Kita berangkat dari Magelang sekitar jam 10 malam, dan ternyata ada 4 mobil dari temen-temen dari Temanggung sudah menunggu kedatangan kita.

Sampe di lokasi Gunung Dieng sekitar pukul 1 dini hari, kita ngopi-ngopi, nikmatin malam di pinggir danau sambil menunggu waktu pendakian ke puncak Sikunir. Nah tepat pukul 4.30 kita berangkat bareng rombongan dari beberapa mahasiswa yang juga sudah ready.

Perjalanan ga terlalu lama, hanya sekitar 1 jam, namun menanjak. Sampai di puncak masih belum sunrise, kita sempetkan foto-foto dulu. Nah ini di bawah ini kumpulan foto-foto kita dari Puncak Sikunir, sampai di Si Kidang.

Nunggu sunrise
Masih nunggu sunrise lagi
Narsis dulu sama temen-temen
Udah mulai terang
Fotoin Dahlan
Fotoin om Chrisna
Nah tuh dia mulai muncul
Mataharinya udah mulai gede
Maenan sunrise
Sunrisenya cuma segini
Mataharinya ada di tanganku
Ada yang merenung nikmatin sunrise
Banyak pendaki yang ikutan nikmatin sunrise
Sunrise
Di puncak Sikunir, juga ada pedagang
Narsis lagi
Turun gunung
Narsis lagi
Dibawah sama om Chrisna
Jalan ke Kawah Sikidang, ga boleh deketin bibir kawah
Bandel, tetep deket ke kawah
Maenan asap
Busssss
Video buatan om Chrisna
Read more