Open top menu
28 November 2016

Waktu sudah menunjukkan jam 9 pagi, di hari Jumat yang cerah 25 Nopember 2016. Saya bergegas ngebut menuju beberapa titik dari rumah. Sudah terlambat 1 jam dari janjian dengan teman-teman Young Entrepreneur Nganjuk (YUK). Karena saya harus mengantar Ibu belanja ke pasar terlebih dahulu. Tujuan pertama ke Bank BRI, dan alhamdulillah offline, saya gas ke tujuan kedua, mengantar bawang goreng ke toko sepatunya teman, dan alhamdulillah teman saya ga ada (belum datang). Dan akhirnya saya meluncur ke PMI tempat berkumpulnya teman-teman. 

Saya cek waktu menunjukkan pukul 09.16 WIB. Masuk ke PMI sama teman-teman langsung disodorkan timbangan badan, lalu tanpa ba bi bu, dicek tensi dan darahnya. LULUS. Isi form, dan langsung cusss. Jarum masuk ke tangan untuk pengambilan darah.

Total waktu begitu cepat, tidak sampai setengah jam. Dan ini adalah kali pertama saya mendonorkan darah. Dulu beberapa kali saya ditolak untuk donor darah, di Jakarta, maupun di Jogja, saat saya masih bekerja, karena berat badan yang kurang. Hahaha. Dan ternyata di kampung saya sendiri, saya diterima. Alhamdulillah. Memang takdir Allah untuk saya mengabdi untuk kampung ini, Nganjuk.

Jumat itu, akhirnya sebagian teman-teman YUK mendonorkan darahnya, ada yang sudah beberapa kali berdonor, ada yang baru pertama kali seperti saya. Donor itu ternyata ga sakit. Malah badan saya sepertinya jadi seger sore harinya. Alhamdulillah, Alhamdulillah...

  


Tagged
Different Themes
Written by Lovely

Aenean quis feugiat elit. Quisque ultricies sollicitudin ante ut venenatis. Nulla dapibus placerat faucibus. Aenean quis leo non neque ultrices scelerisque. Nullam nec vulputate velit. Etiam fermentum turpis at magna tristique interdum.

0 comments