Skip to main content

Nilai Sebuah Photography

Beberapa waktu lalu, saya iseng buka fotografer.net yang memang sudah lama saya ga buka, dan ga upload foto pada forum itu. Kenapa? Ya karena memang saya belum bisa menghasilkan foto yang bagus, dan sekarang juga jarang motret.

Ada hal yang membuat saya heran dengan nilai dari hasil-hasil foto yang ada di sana. Ada yang menurut saya bagus tapi nilainya kecil. Ada juga yang menurut saya kurang bagus, tapi nilainya besar.

Saya mencoba memperlihatkan ke beberapa temen, yang suka foto dan yang ga ngerti foto untuk membandingkan lebih bagus mana dari foto-foto tersebut. Dan semuanya menilai sama dengan yang saya nilai. Namun mereka juga agak merasa kaget dengan nilai yang di dapatkan pada forum tersebut.

Di bawah ini saya ambil contoh beberapa gambarnya. (maaf ini hanya sample saja).

Ini bagus menurut saya, tapi nilainya kecil

Ini juga bagus, nilainya kecil


Ini biasa saja, tapi nilanya tinggi
Ketiga foto di atas, sama-sama di upload pada tanggal 21 september 2013. Foto pertama dan kedua, sang fotografer pasti akan menunggu sampai sabar untuk menemukan moment tepat seperti di atas. Dari sisi tone, juga bagus. Namun kenapa nilainya kecil?

Sedangkan foto ketiga, untuk mendapatkan moment yang hanya begitu, sangat mudah, tinggal bilag 'mba pose, satu dua tiga...' jepret deh. Lokasi bisa dipesan. Namun nilainya lebih besar. Apa mungkin karena dinilai hanya cantik dan seksinya sang objek?

Silakan melihat-lihat pada beberapa forum fotografi di Indonesia, saya rasa kebanyakan foto dengan objek wanita cantik dan seksi yang memamerkan keindahan tubuh dan kulitnya (meski diedit) nilainya lebih tinggi daripada foto keindahan alam yang susah didapatkan momentumnya.

Ada yang beranggapan, nilai sebuah foto itu tergantung selera penilai. Memang benar, tapi kalo banyak dari fotografer seleranya hanya pada sebuah kecantikan dan kemolekan seorang wanita, wah apa kata dunia... Kasian kameranya gan...

IMHO

Comments

Popular Posts

Pengalaman Pertama Masuk Dunia ini...

Sekarang saya mau cerita ya gaes ya haha. Jadi gini, saat bulan ramadhan tahun 2023 kemarin itu, tepatnya tanggal 2 April 2023, saya diajak sama temen-temen untuk masuk ke dunia baru. Dunia yang belum pernah saya masukin. Betul-betul dunia baru. Saat itu saya ingat ada 5 anak muda ganteng-ganteng dan satu yang cantik, membicarakan tentang masa depan bangsa dan negara, hahaha, gaya banget dah. Jadi ceritanya, saya diajak untuk maju ikutan kontestasi calon anggota legislatif, atau nyaleg. Kata mereka, kota Nganjuk ini butuh lebih banyak orang yang peduli, butuh orang yang ikut mikir kepentingan umum. Jadi serius banget dah pembicaraannya. Lihat tuh tatapan mata mereka ke saya. Saya sampe ga berani lihat mereka, serius banget soalnya. Saya mengajukan 2 syarat ke mereka. Yang pertama, saya ga ada modal untuk hal ini, karena saya habis punya hajat, yaitu membangun sebuah rumah yang selama ini saya impikan. Sebuah rumah sederhana yang berada di sebuah desa, yang agak jauh dari kota. Dan syar...

Menyongsong 2020 dan Refleksi Akhir Tahun 2019

Bismillah, di bulan Desember ini saya melakukan refleksi, intropeksi diri, terutama dalam hal bisnis. Banyak hal yang sudah saya lakukan di tahun ini, 2019. Ada yang membahagiakan, ada yang menyedihkan, ada yang mengecewakan. Tapi saya selalu fokus pada hal yang pertama di atas, yaitu yang membahagiakan. 2 hal lain jarang saya simpan dalam memori otak, bikin penuh saja. Nah, apa hasil refleksi saya kemarin, dan apa saja kira-kira yang akan saya lakukan di tahun 2020? Tahun 2020 adalah 5 tahun pertama saya terjun dalam dunia wirausaha, setelah saya RESIGN dari tempat kerja saya sebagai karyawan. Di tahun 2016 saya membuat sebuah road map kehidupan saya, terutama di bisnis saya.  Ternyata di tahun 2019 ini banyak hal yang menguras tenaga, pikiran, dan waktu saya di luar road map yang telah saya buat. Lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Meskipun hasil dari itu juga jauh lebih besar daripada 2018. Sebuah keberhasilan bagi saya pribadi, dan juga ada sebuah kesalahan k...

Belajar Bisnis Properti

Bisnis properti, merupakan sebuah bisnis yang banyak orang dambakan. Begitu juga dengan saya. Saya memiliki keinginan untuk bisnis properti sejak tahun 2012, sejak saya tinggal di Jogja dan mengenal beberapa orang yang bisnis properti. Saya jadi ingat wejangan salah satu 'orang tua' saat di Jakarta dulu. Temanmu saat ini bisa menjadikanmu siapa dirimu 5 tahun yang akan datang. Dan alhamdulillah atas kebaikan Allah swt saat ini saya sudah memiliki bisnis property yang sudah saya mulai sejak beberapa waktu lalu. Nah, bagaimana cara memulai usaha properti?  Apakah memerlukan modal yang sangat besar untuk memulai bisnis perumahan? Banyak sekali pertanyaan seperti itu datang kepada saya. Dan saya insya Allah akan selalu share berbagai pengalaman saya dan teman2 saya untuk usaha properti ini melalui channel youtube saya. Salah satunya di video ini.  Semoga memberikan inspirasi, semoga menjadi sebuah amal ilmu pengetahuan dan pengalaman untuk semuanya.