Skip to main content

Posts

Tekat Pensiun dari Karyawan

Bulan ini, Februari 2015, mungkin akan menjadi bulan yang sangat penting dalam kehidupan saya kelak. Karena saya memutuskan untuk benar-benar keluar dari zona nyaman saya sebagai karyawan. Saya bekerja menjadi karyawan sejak tahun 2006 setelah saya lulus dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Saya juga sempat bekerja sambil kuliah untuk meneruskan pendidikan di Universitas Mercubuana Jakarta dan lulus tahun 2008. Selama menjadi karyawan, saya belajar banyak hal, terutama dalam hal pelayanan / service kepada pelanggan dan dalam hal branding dan marketing, yang saya yakin tidak ada satu pun universitas di Indonesia yang memberikan ilmu dan praktek seperti ini. Alasan saya mengambil keputusan ini hanya 1, yaitu KELUARGA. Keputusan yang sudah saya rencanakan sejak bulan Nopember 2014 lalu, akhirnya terucap juga saya sampaikan ke beberapa Vice President di tempat saya bekerja, Biznet Networks, pada Februari 2015.  Flashback pada oktober nopember 2014 kemarin, ...

Selamat Jalan Bensinyo

Setelah 5 tahun bersahabat, dari keliling Jakarta untuk bekerja dan menikmati malam yang penuh kilauan cahaya Ibukota, akhirnya tiba di sebuah waktu dimana kami harus berpisah. Bensinyo, panggilan akrabku pada sebuah motor Honda Scoopy kesayangan, yang saya beli sebelum banyak orang lain punya, karena saya harus inden 2 bulan untuk mendapatkannya dari pameran di Pekan Raya Jakarta tahun 2010 lalu. Bensinyo, menemani blusukan dari keperluan pribadi sampai keperluan pekerjaan. Sampai dengan beberapa hari lalu sejak januari 2012, banyak teman-teman kantor menganggap itu hanya sebuah kendaraan operasional kantor. Karena pengorbanannya yang hampir tiap hari dipinjam teman-teman kantor untuk mengantar invoice, sales, sampai keperluan teknis, diantar oleh dia dengan senang hati, dan sukarela. Bensinyo, juga berjasa dalam menemani hunting rumah, dari daerah Sleman sampai dengan Bantul. Dan akhirnya setiap hari kita bisa menikmati hari-hari di sebuah rumah di desa di daerah pinggiran...

Kata BOB Sadino

Kemarin negara kita dihebohkan oleh meninggalnya tokoh Entrepreneur Indonesia yang sangat tersohor, BOB Sadino. Selain beliau seorang pengusaha yang sukses, yang dulunya sempat jualan telur asin, BOB Sadino juga seorang motivator bagi para mahasiswa dan pengusaha-pengusaha muda. Saya tahun 2011 sempat hampir ketemu dan ikut bimbingan beliau, namun takdir Tuhan berkata lain...tsaaah... Siapa sih yang tak kenal BOB Sadino? Semua orang Indonesia pasti tau lah. Eh ga juga sih, mbah saya semalam saya kabarin kalo BOB Sadino meninggal dan dia nanya, 'siapa itu le?' Hehe. Karena BOB Sadino sudah meninggalkan kita, di bawah ini saya coba kumpulkan beberapa kata-kata motivasi dari beliau, semoga menjadi inspirasi buat kita. Orang pintar biasanya paling banyak harapannya. Bahkan maunya berhasil dalam waktu singkat. Padahal kita tahu semua itu Impossible. Orang goblok harapannya hanya satu, hari ini bisa makan! Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan terlalu banyak sehing...

Sajadahmu Celahmu

Temen-temen pernah sholat berjamaah kan di masjid?  Temen-temen pernah sholat berjamaah di masjid dengan bawa sajadah sendiri kan? Kali ini, saya ingin mengingatkan untuk diri sendiri, juga untuk pembaca di sini. Sajadah saat ini memang banyak macam dan kualitasnya. Ada yang biasa, ada yang empuk, ada yang kecil, ada yang besar. Biasanya semakin kualitasnya bagus, semakin enak digunakan. Guru agama saya waktu SMA dulu, beliau pernah mengatakan "carilah sajadah yang nyaman sehingga kamu betah untuk bersujud kepadaNya"   Nah saya setuju banget tuh. Namun, sekarang ini banyak orang membeli sajadah yang mahal, yang ukurannya juga besar. Ini dapat menyebabkan terjadinya jarak antar makmum. Sering sekali saya melihat di masjid, mereka tidak merapatkan shaf mereka, tapi merapatkan sajadah mereka, dan si pemilik sajadah berdiri tegak tetap pada sajadahnya, yang mengakibatkan adanya jarak antar makmum. Bukankah meluruskan dan merapatkan shaf adalah perintah agama? Sepe...

Hal Pertama yang Saya Lakukan di 2015

Selamat tahun baru 2015 buat teman-teman semua. Begitu banyak hal yang telah kita dapatkan pada tahun 2014. Ada resolusi yang dulu saya buat yang akhirnya dapat terwujud, namun tidak sedikit resolusi yang belum terwujud. Mudah-mudahan dapat segera terwujud di tahun 2015 ini. Ada hal pertama yang saya lakukan saat memasuki tahun baru 2015 ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat unik yang jarang saya lakukan selama hidup, dan saya lupa kapan terakhir melakukannya. Setelah saya lakukan kegiatan tersebut, badan saya terasa sangat-sangat fresh namun hangat dan sedikit panas. Apakah kegiatan tersebut saya lakukan pada siang hari? Tidak. Kegiatan itu saya lakukan persis saat saya baru beranjak dari tidur malam. Apakah itu?  Hal pertama yang saya lakukan di 2015 ini adalah MANDI. Mandi dengan air hangat persis setelah saya bangun pagi. Saya merasa sangat fresh karena saya ingat terakhir mandi adalah tanggal 29 Desember 2014 Pagi. Saat saya akan berangkat kerja. Sian...

3 Minggu di Pengasingan

1 Oktober, saya ada tugas belajar dari Biznet (tempat saya bekerja) ke Jakarta. Sesampai di Jakarta, saya ketemu sama temen-temen hebat dari penjuru tanah air. Ada yang dari Bali, Padang, Jambi, Salatiga, Solo, Serang, Surabaya, Semarang, Malang, Jember, Pemalang, Salatiga, Bandung, Karawang, Pamanukan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang saya dapat selama 3 minggu tersebut. Selain reuni sama temen-temen waktu dulu Biznet masih memiliki sekitar 300 karyawan, saya akhirnya juga dapet banyak kawan baru, karena karyawan Biznet sampai dengan saya di Jakarta kemarin itu sudah mencapai 1200 karyawan. Saya tidak menceritakan apa yang saya dapat di kantor tentang pejaran-pelajaran yang disampaikan, tapi saya akan menceritakan kehidupan saya sebagai seorang 'pengasingan' selama lebih dari 3 minggu tersebut, yang tinggal disebuah perumahan yang masih jauh dari minimarket yang tidak ada kendaraan, dimana masih dalam area perbukitan Gunung Putri. Saya jadi ingat bagaimana dulu s...

Jangan Kencing Sambil Berdiri

KENAPA RASULULLAH MELARANG KENCING SAMBIL BERDIRI ? Kencing atau bahasa halusnya buang air seni ini sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi umat manusia. Setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Dalam melakukan aktivitas inipun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan. Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.” Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran. Secara medis kencing berdiri adalah penyebab utama penyakit kencing batu pada semua penderita penyakit tersebut dan merupakan salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria. Secara agama, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan...

Kita (memang) Mudah Lupa

Lupa, itulah memang sifat mayoritas orang Indonesia, sampai-sampai Metro TV pun punya program Menolak Lupa (ini bukan tulisan soal politik lho ya). Dan sayangnya juga kita itu mudah terprovokasi. Saya ingat tayangan Indonesia Lawyer Club dimana Prof Yusril Ihza Mahendra sempat bercerita bagaimana dia membangun sebuah kampung, mendirikan masjid, membina masyarakatnya selama bertahun-tahun, namun saat hari H pemilu, mereka banyak yang lupa dengan kebaikannya, mereka lupa karena ada serangan fajar dan memilih pemberi seranan fajar. Dulu, Prabowo Subianto seorang prajurit yang sangat dikagumi, menjadi komandan untuk menumpas Fretilin di Timor Timur. Dan sebagainya dan sebagainya. Namun kini banyak yang membenci dikarenakan perbedaan pandangan di dunia politik. Dulu, Jokowi sukses membangun kota Solo, juga sampai dipilih untuk memimpin Solo 2 periode, menjadikan Solo lebih homey, rindang, adem, dan penuh budaya. Banyak yang kagum atas kesuksesan beliau meskipun bukan warga ...

Jalan ke Puncak Sikunir - Gunung Dieng

Secara mendadak tanggal 19 september 2014, saya berangkat ke Gunung Dieng, bersama 2 orang kawan. Kita berangkat dari Magelang sekitar jam 10 malam, dan ternyata ada 4 mobil dari temen-temen dari Temanggung sudah menunggu kedatangan kita. Sampe di lokasi Gunung Dieng sekitar pukul 1 dini hari, kita ngopi-ngopi, nikmatin malam di pinggir danau sambil menunggu waktu pendakian ke puncak Sikunir. Nah tepat pukul 4.30 kita berangkat bareng rombongan dari beberapa mahasiswa yang juga sudah ready. Perjalanan ga terlalu lama, hanya sekitar 1 jam, namun menanjak. Sampai di puncak masih belum sunrise, kita sempetkan foto-foto dulu. Nah ini di bawah ini kumpulan foto-foto kita dari Puncak Sikunir, sampai di Si Kidang. Nunggu sunrise Masih nunggu sunrise lagi Narsis dulu sama temen-temen Udah mulai terang Fotoin Dahlan Fotoin om Chrisna Nah tuh dia mulai muncul Mataharinya udah mulai gede Maenan sunrise Sunrisenya cuma segini Mataharinya ada...