Skip to main content

Posts

Satu atau Seribu ?

Tebak ini gambar siapa? Pasti semuanya bakal jawab 'BRUCE LEE', keliatan usianya, hahaha... Bruce Lee, kita pasti sudah tau semua kan ya, bagaimana kemampuannya dia untuk beladiri. Karena saking hebatnya sampai main tenis meja saja dia menggunakan ruyung. Tapi meskipun dia hebat, dia tetap sadar, bahwa masih ada langit di atas langit. Dan dia masih takut sama seseorang. Siapakah itu? Bruce Lee, takut dengan seseorang yang memiliki 1 jurus tapi dilatih 1000 kali daripada seseorang yang memiliki 1000 jurus tapi hanya dilatih 1 kali. Artinya apa? Bruce Lee takut dengan orang-orang yang fokus, yang expert, takut sama specialist. Contoh di kehidupan kita sehari-hari. Kalo kita ada gangguan dengan telinga kita, pastinya kita akan memilih ke dokter THT daripada dokter umum kan. Dan biasanya tarif dokter spesialis jauh lebih mahal daripada dokter umum. Bener apa bener? Begitu juga dalam dunia usaha. Saya lebih suka disebut dengan 'si anak bawang' darip...

Selamat Jalan KARTU KREDIT

Bagi Anda yang sangat ingin sekali (sudah sangat masih ditambah sekali) mendapatkan kartu kredit, saran saya, berpikirlah seribu kali. Kenapa? Karena saya pernah di posisi Anda. Dulu sekitar tahun 2008 saya sangat ingin mendapatkan kartu kredit. Kenapa? Karena selain banyak diskon dengan kartu sakti setan itu, kita juga terasa lebih enteng untuk membeli barang. Sampai-sampai saya punya pedoman 'hari gini cash, nyicil aja lebih enak'. Saya mencoba apply setiap ada tawaran aplikasi kartu kredit di mall-mall. Berkali-kali ditolak sampai akhirnya aplikasi saya diterima oleh beberapa bank. Seneng bukan main. Saya langsung belanja ini itu. Dikit-dikit gesek. Namun setelah beberapa tahun, saya akhirnya sadar. Kartu kredit telah merubah pola hidup saya. Jadi seorang yang punya banyak hutang. Pernah nyicil sampai setahun ga lunas-lunas, padahal nominal hutangnya ga sampai 1 juta lho, hahaha. Dan akhirnya, dengan penuh perjuangan disertai dengan rayuan para call center b...

Berdagang (Bisnis) Itu Menyehatkan

Beberapa bulan terakhir ini, aktifitas saya adalah murni sebagai seorang pedagang. Pedagang kebutuhan meja makan, yaitu BawangKita . Dalam perjalanannya itu saya mendapati berbagai pengalaman yang selama ini jarang saya rasakan. Setelah mengakhiri rutinitas saya sebagai karyawan selama 9 tahun itu, saya lebih sering berada di rumah. Bersama istri terutama. Dan alhamdulillah saat ini sudah diberi amanah untuk mendidik si buah hati, Nabila Syifa Azzahra. Dan saya memiliki banyak waktu bersama mereka, melihat perkembangan buah hati hampir tiap detik. Selain hal tersebut pula, ada yang hal yang tidak kalah penting. Saya semakin terjalin silaturahim, terutama dengan teman-teman saya yang telah lama tidak komunikasi. Temen seangkatan saat SD, SMP, SMA bahkan teman saat saya kuliah di Surabaya maupun Jakarta, kembali tersambung. Silaturahim dengan tetangga sudah mulai sering. Dahulu sampai saya menyebut diri saya sendiri sebagai orang yang tidak bertetangga, karena saya harus ber...

2015, Ramadhan Terindah

Marhaban Ya Ramadhan... Ramadhan kali ini bagi saya adalah ramadhan terindah dari pada 10 tahun terakhir ini. Bagaimana tidak, banyak anugerah yang saya dapatkan di bulan ini, yang membuat saya sampai meneteskan air mata bahagia. Ramadhan ini, saya bisa full beribadah, 1 rumah dengan istri saya, tiap hari ketemu orang tua dan keluarga lain, karena apa? Karena saya sudah diberi keberanian untuk menjadi wirausahawan. Saya tak lagi dikendalikan waktu, tapi saya yang mengendalikan waktu. Dan saya sampai sekarang masih belajar. Kedua, saya dipertemukan berbagai kelompok baru, terutama dalam dunia bisnis. Ketemu anak2 muda yang hampir semuanya sukses di usia yang masih jauh di bawah saya. Dan juga ketemu sama teman2 alumni SMA yg 1 angkatan, mereka semua memberikan semangat membuat private group untuk menyelesaikan ibadah ODOJ. Selama ini saya ga mampu, namun sekarang alhamdulillah terasa sangat mudah (meski beberapa kali terseok-seok). Foto ini saya ambil 1 jam setel...

HOT!!! Cara Tercepat Dapetin Duit Halal

Duit, atau uang, semua orang pasti membutuhkannya. Termasuk Anda juga bukan? Nah kali ini saya akan sharing pengalaman saya dapetin duit dengan cepat dan halal, Oiya, baca sampe tuntas ya, ini bukan bahas MLM :)) Coba sebutkan ada berapa cara dapetin duit halal, ingat yang HALAL. . . . . . . . Nah saya rasa jawaban pembaca bener semua. Yuk kita bahas satu persatu jawaban dari temen-temen semua. 1. Kerja Kantoran . Nah ini bener. Kerja kantoran bisa dapet duit, karena tiap bulan dapet gaji. Nyaman... Tapi dapetnya nanti nunggu akhir/awal bulan (sebulan sekali) 2. Dapetin Project Biasanya dengan ikut project, duit yang didapet jauh lebih besar dari pada jadi karyawan. Tapi kalo ngandalin project, dapetnya lama. Harus ikutan tender dulu misalnya, dan kalo sudah dapet projectnya, biasanya duitnya cair full setelah project selesai 100%. Berapa lama dapetnya? Ya tergantung seberapa cepat projectnya selesai atau sesuai dengan perjanjiannya. 3. Investasi Investasi ini ju...

Alasan Anda Harus Bisnis Online

Kali ini saya akan bahas tentang pengalaman berbisnis online. Asik lho, seru... Tau ga, berapa jumlah tingkat kelulusan mahasiswa sarjana pada tiap tahunnya? Tau ga, berapa jumlah industri atau perusahaan baru tiap tahunnya? Tau ga, berapa tenaga kerja baru yang terserap pada perusahaan itu tiap tahunnya? Pastinya sudah dapat mengira-ngira kan, bagaimana persaingan untuk masuk ke dunia kerja, sampai-sampai para sarjana tersebut rela ilmu yang ditempuh selama bertahun-tahun itu ‘dibuang’. Contohnya seorang sarjana dari teknik pertanian yang akhirnya rela untuk menjadi seorang sales di sebuah bank. Banyak dari kita yang secara tidak langsung sudah terdoktrin untuk harus menjadi seorang karyawan, dibandingkan seorang wirausahawan. Kenapa? Karena sudah diliputi rasa takut untuk memulai. Bisa disebabkan karena merasa ga bisa jualan, ga punya modal, dan lain sebagainya. Hei !!! Wakeup bro !!! Mumpung masih muda dan punya tenaga, yuk jadi wirausaha. Sekarang ini jaman su...

Kehidupan Baru Telah Dimulai

Hari ini 11 April 2015, saya merasa kehidupan baru saya telah dimulai. Kenapa? Seperti artikel saya beberapa waktu yang lalu tentang alasan kenapa saya memutuskan untuk pensiun dari karyawan . Ya, adik perempuan saya hari ini tadi pukul 17.45WIB, resmi ikut sang suami ke Jakarta untuk menjadi istri yang baik. Adik saya yang selama ini satu-satunya yang menemani orang tua saya. Sedih? Pastinya. Bapak dan Ibu saya, termasuk saya juga, tidak mau menghalangi adik saya untuk meraih surga bersama suaminya. Karena memang itulah kodrat orang tua memiliki anak wanita. Wanita yang telah menikah menjadi milik suami, dan harus patuh pada suami. Hal ini mengingatkan saya pada sebuah kisah yang pernah saya baca, tapi saya lupa sumbernya. Kisahnya seperti ini : ----------- Pilih aku, atau Ibumu  ----------- Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. Dari matanya yg sembab...

Cara Ampuh Mengatasi Macet

Pernah ngerasain macet? Pasti pernah lah ya... Saat ini hampir semua kota sudah merasakan yang namanya macet. Kota kecil seperti Nganjuk juga terkadang mengalami kemacetan lalu lintas. Apalagi Jakarta, udah jangan tanya lagi, kota termacet di dunia mungkin tuh. Dahulu, kita atau orang tua kita mungkin masih belum merasakan kemacetan lalu lintas. Kadang kita pengen kembali merasakan suasane kehidupan seperti dahulu. Ga hanya kondisi lalu lintas, mainan, pola hidup dan lain lain, kadang kita pengen seperti dulu. Generasi 90an lah, atau bahkan lebuh tua dari itu. Sepertinya kehidupan waktu itu lebih humanis, lebih ramah dari pada saat ini. Nah kenapa kita ga mengimplementasikan kondisi kehidupan jaman itu ke kondisi saat ini untuk kondisi lalu lintas kita? Kalo saya jadi Pak Ahok, yang terkenal dengan kebijakan melawan arus, sekalian saja saya nerapin ide saya ini. Mengembalikan pada kondisi lalu lintas beberapa puluh tahun yang lalu. Kenapa dulu ga ada macet? Ka...

Explore Nganjuk - Gowes ke Kuncir

Hari ini merupakan gowes pertama yang serius selama tinggal di Nganjuk. 22 KM saya tempuh selama 2 jam, sudah termasuk foto2, plus sarapan. Sempet bangun kesiangan karena semalem nonton kemenangan Arsenal dan kekalahan ManCity. Hiks.... Saya dijemput temen gowes baru saya di Kota Angin ini, dzofar namanya, ndop nama bekennya, seorang teman yang udah lama ga ketemu dan baru akhir2 ini sering ketemu, seorang teman yang sangat jago bikin vector, asli Nganjuk. Kita baru jalan tepatnya pukul 06.12WIB dan langsung meluncur ke daerah yang pemandangannya bagus.  Kuncir nama daerahnya. Ke atas lagi terdapat air terjun Sedudo. Namun saya tidak melanjutkan ke air terjun tersebut, kapan-kapan lah ya. Di Kuncir banyak sekali pohon durian, namun kapan-kapan lah ya saya beli duriannya. Saya dan Dzofar sempat mengabadikan pemandangan menarik ini. Foto Keluarga, photo by timer. Pemandangan Gunung Wilis Di Kuncir, juga ada tempat bagus buat fotografi, tepatnya di Jem...

Bawang Goreng Nabati, Sehat Enak dan Renyah

Seperti artikel saya sebelumnya, bahwa saya akan membuat sebuah usaha makanan, yang berasal dari sumber daya alam kota Nganjuk, Alhamdulillah akhirnya saya sudah mulai mewujudkannya. Saya mencoba membuat dan memberikan tester ke teman-teman saya yang berada di luar kota Nganjuk. Dan sekali lagi alhamdulillah, tanggapan merekapun sangat positif. ENAK. Banyak pihak yang membantu dalam proses ini, terutama ibu saya yang menunjukkan tempat-tempat yang saya butuhkan, dan istri saya yang selalu support sampai membantu membuat packagingnya. Ada teman dari rekan kerja dulu, Ade Koko panggilannya, membantu membuatkan sebuah icon / logo yang lucu dari usaha ini. Alhamdulillah, dalam perjalanan 1 minggu ini, saya sudah mengirimkan ke beberapa kota bahkan juga sudah ke luar Jawa. Juga ada beberapa teman yang sudah berniat untuk me-reseller-kan ini. Dan sesuai komitmen saya, untuk bisa berkontribusi terhadap kota Nganjuk ini, saya insya Allah akan mendonasikan 2,5% dari total penjualan ini k...

Perjalanan Seorang Penganggur

Setelah beberapa hari tidak memiliki pekerjaan tetap, dimana saya sudah 9 tahun terbiasa menjadi karyawan dan memutuskan untuk pensiun (seperti pada posting sebelumnya), saya merasa hidup saya lebih asyik. Alhamdulillah. Saya bisa lebih tenang menjaga keluarga (meskipun cobaan datang di hari pertama saya officially berada di rumah. Ayah saya sakit, 1 maret 2015). Saya bisa berfikir lebih tenang, akan membuka usaha atau bisnis apa. Saya menjadi manusia yang bisa bersosial kapan saja (mungkin karena sebelumnya saya terlalu sibuk bekerja, saya jarang bertemu tetangga karena berangkat pagi pulang malam, sampai ada satu rekan kerja yang menyebut bahwa kondisi kita adalah termasuk orang yang hampir anti sosial). Saya sempat membuat sebuah usaha di bidang fashion, yaitu jilbab. Karena hobi istri saya adalah di bidang itu. Namun saya pikir ulang karena bahan bakunya ada di Yogyakarta, dan saya haru mengambil kesana untuk memilih langsung jenis, kualitas dan motif bahan baku, karena say...

Tekat Pensiun dari Karyawan

Bulan ini, Februari 2015, mungkin akan menjadi bulan yang sangat penting dalam kehidupan saya kelak. Karena saya memutuskan untuk benar-benar keluar dari zona nyaman saya sebagai karyawan. Saya bekerja menjadi karyawan sejak tahun 2006 setelah saya lulus dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Saya juga sempat bekerja sambil kuliah untuk meneruskan pendidikan di Universitas Mercubuana Jakarta dan lulus tahun 2008. Selama menjadi karyawan, saya belajar banyak hal, terutama dalam hal pelayanan / service kepada pelanggan dan dalam hal branding dan marketing, yang saya yakin tidak ada satu pun universitas di Indonesia yang memberikan ilmu dan praktek seperti ini. Alasan saya mengambil keputusan ini hanya 1, yaitu KELUARGA. Keputusan yang sudah saya rencanakan sejak bulan Nopember 2014 lalu, akhirnya terucap juga saya sampaikan ke beberapa Vice President di tempat saya bekerja, Biznet Networks, pada Februari 2015.  Flashback pada oktober nopember 2014 kemarin, ...

Selamat Jalan Bensinyo

Setelah 5 tahun bersahabat, dari keliling Jakarta untuk bekerja dan menikmati malam yang penuh kilauan cahaya Ibukota, akhirnya tiba di sebuah waktu dimana kami harus berpisah. Bensinyo, panggilan akrabku pada sebuah motor Honda Scoopy kesayangan, yang saya beli sebelum banyak orang lain punya, karena saya harus inden 2 bulan untuk mendapatkannya dari pameran di Pekan Raya Jakarta tahun 2010 lalu. Bensinyo, menemani blusukan dari keperluan pribadi sampai keperluan pekerjaan. Sampai dengan beberapa hari lalu sejak januari 2012, banyak teman-teman kantor menganggap itu hanya sebuah kendaraan operasional kantor. Karena pengorbanannya yang hampir tiap hari dipinjam teman-teman kantor untuk mengantar invoice, sales, sampai keperluan teknis, diantar oleh dia dengan senang hati, dan sukarela. Bensinyo, juga berjasa dalam menemani hunting rumah, dari daerah Sleman sampai dengan Bantul. Dan akhirnya setiap hari kita bisa menikmati hari-hari di sebuah rumah di desa di daerah pinggiran...

Kata BOB Sadino

Kemarin negara kita dihebohkan oleh meninggalnya tokoh Entrepreneur Indonesia yang sangat tersohor, BOB Sadino. Selain beliau seorang pengusaha yang sukses, yang dulunya sempat jualan telur asin, BOB Sadino juga seorang motivator bagi para mahasiswa dan pengusaha-pengusaha muda. Saya tahun 2011 sempat hampir ketemu dan ikut bimbingan beliau, namun takdir Tuhan berkata lain...tsaaah... Siapa sih yang tak kenal BOB Sadino? Semua orang Indonesia pasti tau lah. Eh ga juga sih, mbah saya semalam saya kabarin kalo BOB Sadino meninggal dan dia nanya, 'siapa itu le?' Hehe. Karena BOB Sadino sudah meninggalkan kita, di bawah ini saya coba kumpulkan beberapa kata-kata motivasi dari beliau, semoga menjadi inspirasi buat kita. Orang pintar biasanya paling banyak harapannya. Bahkan maunya berhasil dalam waktu singkat. Padahal kita tahu semua itu Impossible. Orang goblok harapannya hanya satu, hari ini bisa makan! Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan terlalu banyak sehing...

Sajadahmu Celahmu

Temen-temen pernah sholat berjamaah kan di masjid?  Temen-temen pernah sholat berjamaah di masjid dengan bawa sajadah sendiri kan? Kali ini, saya ingin mengingatkan untuk diri sendiri, juga untuk pembaca di sini. Sajadah saat ini memang banyak macam dan kualitasnya. Ada yang biasa, ada yang empuk, ada yang kecil, ada yang besar. Biasanya semakin kualitasnya bagus, semakin enak digunakan. Guru agama saya waktu SMA dulu, beliau pernah mengatakan "carilah sajadah yang nyaman sehingga kamu betah untuk bersujud kepadaNya"   Nah saya setuju banget tuh. Namun, sekarang ini banyak orang membeli sajadah yang mahal, yang ukurannya juga besar. Ini dapat menyebabkan terjadinya jarak antar makmum. Sering sekali saya melihat di masjid, mereka tidak merapatkan shaf mereka, tapi merapatkan sajadah mereka, dan si pemilik sajadah berdiri tegak tetap pada sajadahnya, yang mengakibatkan adanya jarak antar makmum. Bukankah meluruskan dan merapatkan shaf adalah perintah agama? Sepe...