Skip to main content

Posts

Setiap Manusia Ada Masanya, Setiap Masa Ada Manusianya

Papua 2 jam lebih awal dari Jawa, Tapi tidak berarti Jawa lambat, atau Papua cepat. Keduanya bekerja sesuai "Zona Waktu"nya masing-masing. Seseorang masih sendiri. Seseorang menikah dan menunggu 10 tahun utk memiliki momongan.  Ada juga yang memiliki momongan dalam setahun usia pernikahannya. Seseorang lulus kuliah di usia 22th, tapi menunggu 5 tahun utk mendapatkan pekerjaan tetap; yang lainnya lulus di usia 27th dan langsung bekerja. Seseorang menjadi CEO di usia 25 dan meninggal di usia 50 saat yg lain menjadi CEO di usia 50 dan hidup hingga usia 70 th. Setiap orang bekerja sesuai "Zona Waktu"nya masing-masing. Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatannya masing-masing. Bekerjalah sesuai "Zona Waktu"mu. Kolegamu, teman-teman, adik kelasmu mungkin "tampak" lebih maju. Mungkin yang lainnya "tampak" di belakangmu. Setiap orang di dunia ini berlari di perlombaannya sendiri, jalurnya sendiri,...

Pemuda Nganjuk Mulai Bangkit

Kemarin tanggal 19 Februari 2017 saya diberi kesempatan untuk sharing sedikit dalam acara Seminar Leadership yang diadakan di STKIP Nganjuk. Acara yang digagas oleh para pemuda pemudi dari Nganjuk yang tergabung dalam komunitas Muda Anjuk Ladang ini menurut saya adalah kegiatan yang luar biasa. Acara ini dihadiri oleh ratusan pemuda, baik dari tingkat SMA maupun mahasiswa. Kegiatan nonprofit ini semata-mata adalah salah satu bentuk bakti dari teman-teman Muda Anjuk Ladang terhadap kota Nganjuk tercinta. Mereka seolah tidak mau, pemuda-pemudi Nganjuk ini salah dalam melangkah dalam era yang serba modern ini. Saya pribadi salut juga kepada para panitia kegiatan ini. Mayoritas dari mereka adalah pemuda-pemudi Nganjuk yang sudah bekerja di luar kota Nganjuk. Ada yang sudah di Surabaya, di Jakarta, di Nusa Tenggara, tapi masih meluangkan waktu dan tenaganya untuk berbagi dan mengarahkan adik-adik mereka untuk berjalan pada jalur yang lebih bermanfaat.  Tak tanggung-t...

SOLUTIVE VS DISRUPTIVE

Sedang ramai diperbincangkan tentang sebuah zaman yang akan menggilas mereka yang tidak mau berubah : DISRUPTION ERA. Konon kabarnya, kemajuan dunia teknologi dan telekomunikasi akan memporak-porandakan bisnis model yang ada. Disctarra yang harus tutup, MNC yang deg-deg an akan kehadiran netflix, perusahaan distribusi yang mulai terpangkas oleh jalur penjualan online, sampai sampai seminar-seminar offair yang pelan-pelan beralih ke webinar. Sebenarnya bagaimana sebuah bisnis tergilas, lalu bisnis seperti apakah yang dapat menggilas? Berikut ada paparan bagus. *** Sekitar tahun 90an tengah, rumah saya kedatangan om-om petugas telkom lengkap dengan baju lapangannya. Sebuah perangkat kecil dipasang dipojok ruang keluarga. Mereka bilang itu "telepon". Semenjak benda itu terpasang, Saya yang ber-ayah-kan orang lapangan, sedikit demi sedikit mulai terobati dengan obrolan via telepon antara Balikpapan dan Badak Operation. Selang ...

Cara Mendapatkan Ongkos Kirim Hanya 10Ribu Se Indonesia

Kemarin saya bertemu dengan perwakilan dari salah satu market place Tapp Market dan akhirnya saya mendapatkan informasi tentang biaya kirim yang hanya 10ribu rupiah saja se Indonesia pada setiap kiriman, sekali lagi setiap kiriman bukan per kilo. Nah pengetahuan ini sangat membantu dua belah pihak, baik penjual maupun pembeli. Dan akan saya share di sini. Silakan disimak : ⁠⁠⁠1. Install aplikasi tapp market dan shopkeeper, dari play store 2. Register dulu di tapp market, menggunakan nomor hp. 3. Logout lalu login lagi. Cek berapa harga PLN 20k. 4. Setelah login cari menu daftar sebagai agen, di tapp market. 5. Isi semua data untuk menjadi agen, dan masukkan kode ahpx9 pada kolom masukkan kode, lalu cek lagi berapa harga PLN 20k. Jika harganya dibawah 20ribu berarti sudah sukses menjadi agen. Selanjutnya, register ke shopkeeper, dengan nomor hp yg sama. Tunggu verifikasi. Jika sudah terverifikasi, silakan upload produk2nya, dan tunggu verifikasi lagi maks ...

Kedai Inspirasi, Tempat Nongkrong Unik Pertama di Nganjuk

Sejak 1 Januari 2017, di Nganjuk, tepatnya di Jl. DI Panjaitan No 21 Nganjuk (belakang Pasar Wage Nganjuk ke selatan) telah dibuka sebuah warung kopi yang dinamakan Kedai Inspirasi . Berbagai keunikan fasilitas yang diberikan di kedai ini, yang membuat banyak orang berbondong-bondong mendatangi tempat unik pertama di Kota Nganjuk. Ingin tau keunikan apa saja yang ada di tempat ini? YUK kita simak. Kedai Inspirasi ini, terdapat titik-titik untuk berfoto-foto untuk mereka yang gemar melakukan selfie. Dan uniknya, dengan trik foto yang sederhana, para pengunjung dapat memiliki foto yang di luar perkiraan. Menurut pemiliknya, ini merupakan yang pertama di Nganjuk. Selain itu, terdapat berbagai kata-kata motivasi untuk kalangan anak muda, juga joke-joke yang menohok. Hal tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat anak muda Nganjuk pada khususnya untuk menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Di Kedai Inspirasi tersebut, juga memiliki keunikan dalam pelayanan makanannya...

Donor Darah YUK

  Waktu sudah menunjukkan jam 9 pagi, di hari Jumat yang cerah 25 Nopember 2016. Saya bergegas ngebut menuju beberapa titik dari rumah. Sudah terlambat 1 jam dari janjian dengan teman-teman Young Entrepreneur Nganjuk (YUK). Karena saya harus mengantar Ibu belanja ke pasar terlebih dahulu. Tujuan pertama ke Bank BRI, dan alhamdulillah offline, saya gas ke tujuan kedua, mengantar  bawang goreng  ke toko sepatunya teman, dan alhamdulillah teman saya ga ada (belum datang). Dan akhirnya saya meluncur ke PMI tempat berkumpulnya teman-teman.  Saya cek waktu menunjukkan pukul 09.16 WIB. Masuk ke PMI sama teman-teman langsung disodorkan timbangan badan, lalu tanpa ba bi bu, dicek tensi dan darahnya. LULUS. Isi form, dan langsung cusss. Jarum masuk ke tangan untuk pengambilan darah. Total waktu begitu cepat, tidak sampai setengah jam. Dan ini adalah kali pertama saya mendonorkan darah. Dulu beberapa kali saya ditolak untuk donor darah, di Jakarta, maupun di Jogja, saa...

Jadi Dosen Tamu

Tanggal 17 Nopember 2016 kemarin akhirnya saya memenuhi janji saya kepada salah satu dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya untuk mengisi kuliah tamu di jurusan D3 Teknik Elektro. Awalnya saya bingung mau membicarakan tentang apa, karena saya sudah ga begitu update tentang elektronika. Beliau meminta untuk membahas tentang entrepreneurship.  Bahasa mudahnya, membahas bisnis di depan ratusan anak teknik elektro. Itu tantangannya. Nah sampai di ruangan, baru saya memutuskan untuk mengisi tentang apa. Dan alhamdulillah ga sadar, 3 jam saya berdiri di depan.  Waktu memasuki kampus itu, ITS Surabaya, saya jadi ingat memori-memori beberapa tahun yang lalu. Saya belajar di situ. Pagi, siang, malam, banyak saya habiskan di kampus. Dari bundaran ITS, tempat parkir, masuk ke gedung, sampe di ruang kuliah, semuanya membuat saya pengen kuliah lagi. Hehe doain ya.. Mengajar, memang menjadi salah satu cita-cita saya dari dulu. Ingin berbagi ini itu yang saya ta...

Kita Tau, Tapi Tak Peduli

Kita mengetahui, solat secara berjemaah itu adalah sunnah, mendapat lebih 27 darjat lebih berbanding solat bersendirian. Tetapi ruginya kita masih tidak mampu untuk berjemaah di masjid atau surau. Kita mengetahui, bahwa ucapan "Subhaanallaahi wa bihamdihi" sebanyak 100 kali dalam sehari akan menghapuskan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan. Akan tetapi sayang, Berapa banyak hari kita yang berlalu tanpa kita mengucapkannya sedikitpun. Kita mengetahui, bahwa pahala dua rakaat Dhuha setara dengan pahala 360 sedekah, akan tetapi sayang, hari berganti hari tanpa kita melakukan solat Dhuha. Kita mengetahui, bahwa orang yang berpuasa sunnah kerana Allah satu hari saja, akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan. Tetapi sayang, kita tidak mahu menahan lapar. Kita mengetahui, bahwa siapa yang menjenguk orang sakit akan diikuti oleh 70 ribu malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tetapi sayang, kita belum ...

Kunjungan Pertama Dari Jauh

Hari ini, merupakan hari yang berbeda di rumah produksi bawang goreng nabati. Karena mendapat kunjungan dari Bank Indonesia beserta rombongan UKM dari Boyolali, juga beberapa dinas terkait dari Pemkab Boyolali. Ini merupakan kunjungan pertama, selama memiliki usaha ini. Mereka berkunjung untuk belajar, bagaimana mengolah bawang merah sehingga memiliki nilai jual tinggi. Mereka mencari tau, rahasia apa yang ada di rumah produksi sehingga dapat menghasilkan bawang goreng yang renyah dan wangi. Itu saja sebenernya. Dan akhirnya saya buka semuanya, termasuk strategi pemasaran kami. Berikut dokumentasinya. Dan terima kasih atas kunjungannya, semoga sukses.

Surat Untuk Teman-Teman UKM Ku

Teman, saya mengucapkan selamat telah memilih jalan hidupmu sebagai seorang wirausahawan. Ada banyak harap dari banyak orang kepadamu, ada banyak doa yang tertuju untukmu . Tetaplah berjuang untuk kemajuan usahamu.  Tolong jangan terlalu melihat ke samping (melihat usaha orang lain), teruslah melihat ke depan, fokuslah sama usahamu saat ini, fokuslah pada visi misimu sendiri. Bertahanlah minimal 5 tahun untuk mempertahankan produkmu sendiri. Negara ini butuh dirimu. Negara ini butuh produkmu. Negara ini sedang kekurangan produk asli anak negeri. Dari kita bangun tidur, sampai tidur lagi, mayoritas kita mengkonsumsi produk negara lain. Saat kita memakai baju, semoga baju kita, bajumu, baju karyawanmu, semoga di cetak sama temanmu dari Indonesia, semoga benangnya dari pabrik yang asli milik Indonesia, dan semoga bahan baku dan alat-alat di pabrik benang itu juga buatan dari Indonesia. Teman, saya titip salam untuk anak-anakmu. Ga perlu bercita-cita tinggi untuk menja...

Jangan Seperti Mengumpulkan Harta Disebuah Tas Yang Berlubang

  Sebuah pengingat untuk diri saya pribadi. Engkau memperbaiki wudhu'mu, namun dengan cara berlebihan dalam menggunakan airnya . Engkau bersedekah kepada orang yang kau anggap layak diberikan, namun engkau merendahkan dan menyakiti perasaan dan hatinya. Engkau shalat malam, puasa di siang hari, mematuhi Rabbmu, namun engkau memutuskan tali silaturrahim. Engkau berpuasa dan bersabar menahan lapar dan dahaga, namun lisanmu dengan mudah melaknat dan mencela. Engkau menggunakan pakaian serba longgar dan berlapis menutupi kepala dan badanmu, namun tdk sedikit pun engkau menjaga lisan dan sikapmu untuk lebih menghormati orang lain. Engkau muliakan tamu, namun saat dia keluar engkau meng'ghibahinya dan menyebut keburukan-keburukannya, Jangan kumpulkan kebaikan-kebaikanmu di sebuah kantong yang berlubang... Engkau mengumpulkannya dengan susah payah, namun dengan mudahnya kebaikanmu berguguran karena perbuatanmu sendiri tanpa kau sadari... Hingga a...

Tidak Perlu Malu Jualan

Sebagian dari kita mungnkin masih ada yang merasa malu untuk menjual sebuah barang / jasa. Dan itulah salah satu penyebab kenapa sampai sekarang tidak mau jadi pengusaha. Malu, gengsi, takut ditolak, juga takut gagal. Coba mari kita pikirkan. Sejatinya diri kita semua adalah seorang penjual. Nulis status di sosmed, sejatinya kita ingin 'menjual' siapa diri kita. Bener kan? Saat kita punya dagangan, coba kita rubah mindset kita. Kita bukan jual produk, tapi kita memberi solusi kepada orang lain. Saat jual bawang goreng, kita kasih solusi kepada orang agar orang tersebut tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengiris bawang merah yang pedas di mata itu. Solusi-solusi tersebut kita kemas dalam sebuah produk barang atau jasa. Produk yang memiliki solusi tinggi, akan cepat laku di pasaran. Produk yang susah laku, mungkin produk itu bukan sebuah solusi kebanyakan orang. Atau mungkin Anda tidak menawarkan solusi. So, mari kita tawarkan solusi, niatkan untuk menolong ora...

Cara Mudah Menaikkan Omset

Pengalaman yang saya ceritakan ini sangat sering saya alami. Yaitu saya jadi tergiur untuk berbelanja lebih banyak daripada yang saya rencanakan. Ya memang dasarnya saya mungkin orang yang mudah lapar mata saja sih. Mungkin hampir semua orang sudah mengalami hal serupa seperti saya, tapi lupa untuk tidak dipraktekkan sendiri dalam bisnisnya. Apa itu? Dengan melakukan cross selling dan up selling. Pernah beli di McD, saat mau membayar ditawarin kentangnya sekalian kakak ? Atau pada saat ke Indomaret, saat mau membayar ditawarin juga pulsanya sekalian kakak? dan lain sebagainya... Dari situ saya mencoba untuk mempraktekkan dalam usaha onlineshop saya, yaitu Bawang Goreng Nabati . Dagangan saya hanya 1 jenis saja dan hanya memiliki berat 100 gram. Saya selalu mencoba melakukan upselling. Saat ada orang membeli hanya 5 pcs, saya mencoba menawarkan sekalian 9 pcs saja, karena biaya kirimnya juga sama masih masuk 1 kg. Dan alhamdulillah 90% konsumen jadi order lebih banyak...

Belajar SEO Untuk Online Shop

Siapa sih yang ga pengen bisnisnya ada di halaman 1 dari mesin pencarian? Nah, di postingan ini saya menyadur postingan dari guru online shop saya, yaitu Bapak Suryadin Laoddang atau yang dikenal dengan dosen jualan. Beliau sangat cerdas, dan membagi urutan praktek SEO menjadi beberapa level, sehingga sangat mudah kita praktekkan. Silakan praktekkan sesuai dengan level paling mudah terlebih dahulu, lalu dilanjutkan sampai level paling expert. Berikut pembagian levelnya : Level PAUD 1.      Ceritakan Notes Anda di Dunia Maya / Paksa Google Level TK 1.      Promo dari Mulut ke Mulut ( Google Ping ) 2.      Sebarkan Kartu Nama ( Ping Service ) Level SD 1.      Promo dari Ke Tukang Sayur ( Sosial Ping ) 2.       Sebarkan SMS ( Add URL Submit ) 3.       Sebarkan Brosur ( Sosial Bookmark ) 4.     ...

Desa Wisata Petungulung, Margopatut, Nganjuk

Hari ini tadi saya mengikuti sebuah diskusi tentang UKM dan beberapa Bank di Nganjuk bersama salah seorang anggota DPD RI. Ditengah diskusi tersebut ada seorang wanita yang mengutarakan uneg-unegnya mengenai sebuah kawasan desa wisata di Kabupaten Nganjuk, sebut saja Bu Ima. Nah dari penjelasan beliau, saya langsung berkata dalam hati " waiki... "  Saya jadi banyak teringat masa lalu saat di Jogja, begitu banyak desa wisata di sana, tapi di Nganjuk belum ada, sampai-sampai saya dan seorang kawan beberapa bulan lalu punya ide buat bikin ini. Tapi belum jadi-jadi, maklum kurang gerak sih... Bersama Pak Camat Sawahan Setelah acara selesai dan saat saya mau pulang, di parkiran tiba-tiba saya diajak seorang kawan untuk ngelihat sebuah desa wisata baru di daerah Kec Sawahan itu. Kawasan ini baru diresmikan sekitar bulan April 2016. Masih kinyis-kinyis tentunya, langsung aja berangkat kesana. Ternyata semobil sama bu Ima tadi. Ngobrol-ngobrol di dalam mobil, saya ambil ...